Talkshow Daring Episode ke-5, Perhimpunan INTI dan PPIT Xiamen Angkat Tema “Santri Goes to Tiongkok”

Peserta dan narasumber talkshow daring.

JAKARTA–Talkshow daring “Beasiswa INTI-CGS Berprestasi”, Minggu (19/9) malam kembali digelar.

          Pada talkshow daring episode ke-5, Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) dan PPIT Xiamen selaku penyelenggara mengangkat tema “Santri Goes to Tiongkok”.

          Dan menghadirkan narasumber Pusanti Ding, Phd. Candidate (Koordinator Beasiswa INTI-CGS dan Mahasiswi S3 International Relation – Central China Normal University, Hubei, Wuhan).

          Lalu Riska Maya Rahmasari (Penerima Beasiswa INTI-CGS 2020 dan Mahasiswi S1 Bahasa Mandarin di Jinan University, Guangdong), Alifia Budiyanti (Penerima Beasiswa INTI-CGS 2020 dan Mahasiswi S1 Bahasa Mandarin di Jinan University, Guangdong) dan Annisa Nuraini Evsahputri (Penerima Beasiswa INTI-CGS 2019 dan Mahasiswi S1 Clininal Medicine di Huazhong University of Science and Technology, Wuhan).

          Selaku moderator yaitu Mercedes Amanda (Penerima Beasiswa INTI-CGS 2019, Mahasiswi S2 Huaqiao University dan – Ketua PPIT Xiamen periode 2021/2022).

          Turut hadir di talkshow tersebut Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dan Plt Sekjen Perhimpunan INTI Candra Jap.

          Kemudian Direktur Eksekutif Wahid Foundation Mujtaba Hamdi, mewakili Yenny Wahid dan K.H. Mukti Ali Qusyairi MA (Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama DKI Jakarta).

          Plt Sekjen Perhimpunan INTI Candra Jap yang meyampaikan sambutan pembuka menilai bahwa para penerima Beasiswa INTI-CGS selama ini menunjukkan kemajuan yang luar biasa.

          “Mereka gigih dan tekun dalam belajar, meski di tengah pandemi juga masih memiliki semangat untuk belajar. Kemampuan berbahasa Mandarinnya juga sudah menunjukkan kemajuan,” ujarnya.

          Dia pun berharap para penerima beasiswa akan menjadi kader-kader terbaik bagi bangsa Indonesia.

Narasumber dan moderator talkshow daring.

          Pada kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Wahid Foundation Mujtaba Hamdi menyampaikan kebanggaanya atas keterlibatan Wahid Foundation dalam program Beasiswa INTI-CGS yang diprakarsai Perhimpunan INTI yang merekrut santri-santri NU yang memang diajarkan untuk selalu memiliki kehausan dalam mencari ilmu.

          Ada pun Riska Maya Rahmasari, Alifia Budiyanti dan Annisa Nuraini Evsahputri sebagai penerima beasiswa pada talkshow daring tersebut mengutarakan pengalaman mereka sebagai umat muslim belajar di Tiongkok.

          Menurut mereka sistem pendidikan yang mereka terima sangatlah mudah untuk dicerna dan dipahami. Para pengajarnnya begitu sabar dalam memberikan pelajaran, terutama pelajaran bahasa Mandarin.

          Di luar itu, mereka merasakan kemudahan dalam menjalankan ibadahnya sebagai umat muslim. Toleransi di lingkungan tempat belajar mereka juga begitu terasa.

          Selain menyampaikan pengalamannya kuliah di Tiongkok, juga berkesempatan memperlihatkan penguasaan bahasa Mandarin mereka. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp