International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Suu Kyi Serukan Rakyat Myanmar untuk Bersatu

Aung San Suu Kyi.

NAYPYITAW-Pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi menyerukan persatuan di antara rakyatnya. Sejak digulingkan dalam kudeta militer tahun lalu dan menjalani masa hukuman, Suu Kyi sangat jarang membuat komentar kepada publik.

“Aung San Suu Kyi mengatakan kepada rakyat untuk bersatu, untuk berdialog terbuka satu sama lain. Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda, berdiskusi dan berbicara dengan sabar,” kata seorang sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena militer membatasi  informasi tentang Suu Kyi dan persidangannya.

Sumber itu tidak merinci mengapa Suu Kyi mendesak persatuan. Namun sumber tersebut menambahkan bahwa, itu bukan seruan untuk berdialog dengan junta.  Seorang juru bicara militer tidak memberikan tanggapan terkait pernyataan Suu Kyi.

Suu Kyi diadili dengan tuduhan melakukan serangkaian pelanggaran. Termasuk melanggar undang-undang rahasia negara dan berbagai tuduhan korupsi. Suu Kyi menghadapi hukuman penjara gabungan maksimum lebih dari 150 tahun.

Sumber itu mengatakan, vonis terhadap Suu Kyi akan dijatuhkan minggu depan atas tuduhan korupsi. Suu Kyi dituduh menerima suap uang tunai dan emas.  Suu Kyi telah membantah melakukan kesalahan.

Suu Kyi dinyatakan bersalah atas beberapa pelanggaran akhir tahun lalu, dalam persidangan yang dilakukan secara tertutup. Dia saat ini ditahan di lokasi yang tidak diketahui.  Pernyataan resmi tentang persidangan jarang terjadi, dan pengacara Suu Kyi dikenakan perintah pembungkaman. Junta mengatakan, Suu Kyi menerima proses hukum oleh pengadilan independen.***

Frans Gultom

Komentar