Sumbang Rp500 Juta Bagi Korban Banjir Bandang di Flores Timur, Sido Muncul Percayakan Penyalurannya ke Pemerintah

Irwan Hidayat saat menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Mensos Tri Rismaharini.

JAKARTA –Banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), akibat siklon Seroja pada Minggu (4/4) lalu menyebabkan ratusan rumah rusak dan menelan banyak korban jiwa.

Melihat hal tersebut, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk tergerak untuk memberikan bantuan bagi korban bencana tersebut.

        Sido Muncul memberikan bantuan berupa uang senilai Rp 500 juta yang diberikan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat ke Kementerian Sosial yang diterima langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, di kantor Kemensos Rabu (14/4) lalu.

        Mensos Tri Rismaharini, atas nama Pemerintah berterima kasih dan sangat mengapresiasi Sido Muncul dalam turut serta meringankan beban para korban.

“Atas nama pemerintah saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Yang mana saat ini kita sangat membutuhkan terutama untuk mempercepat pemulihan kembali perumahan-perumahan mereka,” ujar Mensos.

        Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan bantuan ini merupakan bantuan kedua yang diserahkan Sido Muncul bagi korban bencana banjir di NTT. Irwan berharap bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan kesulitan yang dialami para korban.

        Selain uang tunai, Sido Muncul juga memberikan bantuan berupa obat-obatan. Namun, Irwan menilai bantuan berupa donasi lebih bermanfaat karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Irwan Hidayat juga menekankan bahwa Kemensos dipilih sebagai mitra Sido Muncul dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana bukan tanpa alasan. Pemerintah melalui Kemensos diyakini punya kapabilitas untuk membantu mendistribusikan bantuan agar tepat sasaran.

Hal ini sekaligus menjadi wujud kepercayaan Sido Muncul kepada pemerintah.

        “Ini sebagai tanda saya percaya pemerintah. Terima kasih banyak kesempatan untuk menyalurkan bantuan,” tuturnya.

Lebih lanjut Irwan memaparkan bahwa dalam menggandeng mitra untuk menyalurkan bantuan pihaknya mempertimbangkan dua faktor.

“Yang paling lengkap mestinya pemerintah. Kementerian sosial paling lengkap karena ada Kakanwil, daerah tingkat I. Di semua daerah ada Tingkat I, Tingkat II. Jadi nomor satu itu akses,” jelasnya.

“Kalau di NTT ini aksesnya sulit. Jadi kalau sudah terjadi gempa, di musim pandemi, aksesnya sulit. Wah itu menjadi triple sulit,” lanjutnya.

        Sedangkan faktor kedua yaitu kepercayaan. Irwan menilai kredibilitas suatu pihak bisa terlihat dari track record-nya selama ini.

“Yang kedua ya tentunya yang dipercaya. Kalau nggak punya track record, ya susah menurut saya,” ucapnya.

        Sebelumnya, Sido Muncul telah menyumbangkan dana senilai Rp650 juta untuk korban banjir di NTT pada Rabu (7/4).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Benihbaik.com, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah (Organisasi Perempuan Persyarikatan Muhammadiyah), Keuskupan Larantuka, dan Keuskupan Atambua. Para distributor di daerah terdampak juga ikut menymbang produk yang dijual seperti Kuku Bima, Tolak Angin dan Tolak Linu. bam

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp