International Media

Minggu, 26 Juni 2022

Minggu, 26 Juni 2022

Sukses dan Kaya, Pria 55 Tahun Ini Tetap Berupaya Agar Bisa Kuliah

Liang Shi (55) di Tiongkok, meski sudah tua dan kaya tetap ngotot agar bisa diterima di universitas.

Seorang pria berusia 55 tahun di Tiongkok tak kenal menyerah untuk meraih mimpinya  agar  bisa kuliah. Padahal pria bernama Liang Shi sudah gagal sebanyak 25 kali berturut-turut dalam gaokao atau seleksi masuk perguruan tinggi di Tiongkok.

Dikutip dari Oddity Central, Liang Shi merupakan pemilik perusahaan bahan bangunan yang sukses di Chengdu, Ibu Kota Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya. Dia dikenal sebagai pengusaha sukses yang dengan uang dimilikinya cukup melakukan apa pun yang dia inginkan.

Tetapi, Liang Shi merasa tidak semua keinginannya telah terpenuhi. Pasalnya, dia belum bisa mencapai mimpinya yang telah dipupuk sejak remaja, yakni masuk ke Universitas Sichuan.  Pada usia ketika kebanyakan orang mulai berpikir tentang pensiun, Liang Shi pun hanya fokus belajar keras untuk bisa lolos pada ujian masuk universitas tersebut pada tahun ini.

Mengikuti ujian seleksi tahun ini akan menjadi upayanya yang ke-26 untuk dapat melewatinya.

“Saya baru berusia 55 tahun, dan saya masih muda,” kata Liang baru-baru ini.

“Saya tidak mengalami kesulitan belajar sejarah dan geografi sejauh ini. Jika saya bisa masuk ke sekolah yang saya suka, saya akan mengakhiri gaokao ‘Long March’ ini dan pergi ke sekolah. Jika tidak, saya akan terus mengambil gaokao sampai menjadi jelas bahwa impian saya tidak dapat diwujudkan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Liang Shi telah mengikuti ujian gaokao sejak 1983. Skor terbaik yang pernah dia peroleh yakni hanya 400 dari 750 poin yang menjadi syarat untuk bisa masuk universitas.

Setelah gagal menyelesaikan bagian pemahaman sains dari ujian gaokao, yang diwajibkan bagi siswa sains, sebanyak 25 kali, Liang beralih ke bidang seni tahun ini. Dia berharap pada akhirnya bisa masuk Universitas Sichuan.

Orang-orang skeptis dan mengatakan kepadanya bahwa ingatannya yang gagal pada usia 55 akan menahannya dari menghafal buku teks.

 “Saya hanya menganggap skeptisisme orang sebagai motivasi dan menggunakan hasil tes saya untuk membuktikan bahwa mereka salah,” kata Liang Shi.

Dia menambahkan bahwa keinginannya yang kuat untuk memasuki sekolah impiannya telah membuatnya kembali untuk mengikuti ujian tahun demi tahun. Gaokao atau ujian saringan masuk  dianggap oleh banyak orang sebagai ujian masuk universitas terberat di dunia, dengan jutaan siswa bersaing untuk sejumlah tempat yang tersedia di universitas top Tiongkok. Banyak orang tua percaya bahwa ujian tunggal ini dapat menentukan masa depan anak-anak mereka.****

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga