Suap Bantuan untuk Kabupaten Indramayu Diduga Mengalir ke Anggota DPRD Jabar

Ilustrasi

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya uang dugaan suap terkait bantuan keuangan untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu yang mengalir ke Anggota DPRD Jawa Barat (Jawa Barat).

Saat ini penyidik KPK sedang mengusut aliran dana suap untuk Pemkab Indramayu tersebut. Senin kemarin tiga saksi diperiksa. Ketiganya terpidana yakni, Supendi  yang merupakan mantan Bupati Indramayu, Omarsyah merupakan mantan Kepala Dinas PUPR Indramayu, dan Carsa A.S dari pihak swast.

“Para saksi dikonfirmasi antara lain terkait tahapan pengajuan proposal Banprov, teknis dan mekanisme usulan proyek pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu dan dugaan aliran sejumlah uang dari Carsa kepada pihak-pihak tertentu yang ada di DPRD Provinsi Jawa Barat,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (23/3).

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan tersangka baru atas kasus dugaan suap terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017 sampai 2019. Hal itu sejalan dengan adanya penyidikan baru dalam kasus ini.

“Saat ini KPK sedang melakukan kegiatan pengembangan penyidikan dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019,” kata Ali.

Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan siapa tersangka baru hasil pengembangan perkara ini. Pun demikian terkait konstruksi pengembangan perkara ini. Kata Ali, pihaknya akan mengumumkan secara detail ke publik setelah KPK melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka baru itu.

“Kami saat ini belum dapat menyampaikan kronologis kasus dan tersangkanya karena KPK sebagaimana telah kami sampaikan terkait ini bahwa untuk pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan dan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka,” ucap Ali. Penetapan tersangka baru itu merupakan pengembangan atas perkara sebelumnya. Di mana sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan mantan Bupati Indramayu Supendi dan bekas Anggota DPRD Jawa Barat Abdul Rozaq Muslim, sebagai tersangka dalam perkara ini.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp