International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

STP Trisakti Sambut 31 Mahasiswa Program PMM Angkatan 2

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati dan jajaran berfoto bersama 31 mahasiswa program MBKM.

JAKARTA—Untuk kali kedua STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Trisakti dipercaya untuk melaksanakan program PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka) yang merupakan salah satu dari 11 Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), Kemendikbudristek.

         Pada program PMM pertama pada tahun 2021, STP Trisakti menerima 11 mahasiswa. Dan Pada tahun 2022 ini bertambah sebanyak 31 mahasiswa.

Ke-31 mahasiswa program MBKM yang ditempatkan di STP Trisakti tersebut berasal dari 15 perguruan tinggi yaitu Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Udayana, Universitas Methodist Indonesia, Universitas Negeri Medan, Universitas Baiturahmah, Universitas Prima Indonesia, Universitas Ganesha, Universitas Hamzanwadi, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Universitas Halu Oleo, Universitas Hasanudin, Universitas Pattimura.

Pimpinan STP Trisakti, Senin (19/9) mengadakan penyambutan ke-31 mahasiswa tersebut, di Auditorium Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Jakarta.  

Ketua STP Trisakti Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE., MM, dalam sambutannya mengapresiasi peningkatan jumlah mahasiswa yang mengikuti program PMM di STP Trisakti.

Ketua STP Trisakti Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati, menyampaikan kata sambutan.

“Pada tahun 2021 lalu berjumlah 11 mahasiswa dari 6 Perguruan Tinggi, tahun 2022 ini menjadi 31 mahasiswa dari 15 Perguruan Tinggi. Dari 6 perguruan tinggi tahun 2021 yang lalu 3 perguruan tinggi di antaranya kembali melaksanakan program PMM STP Trisakti,” ujarnya.

Fetty menambahkan, selama 4  bulan, dari 19 September 2022 sd 19 Januari 2022, mereka akan mempelajari Modul Nusantara dan mata kuliah Psikologi Pelayanan, Akuntansi, Ekonomi Pariwisata, Destinasi Wisata dan Kewirausahaan untuk Program Studi S1 Pariwisata, Matakuliah Binatu, Akuntansi Hotel dan pengolahan kue & roti untuk program studi pengelolaan perhotelan.

Dan untuk program studi Usaha Perjalanan wisata akan mendapatkan mata kuliah geografi pariwisata, wisata minat khusus dan pariwisata digital.

         Pada tahun sebelumnya mahasiswa yang tertarik mendaftar di bagian Kemahasiswaan setiap Perguruan Tinggi, lalu data diserahkan ke Ditjen Diktiristek secara online dan selanjutnya pihak Kemdikbudristek yang akan menentukan kampus tujuan, maka pada tahun ini mahasiswa yang mendaftar langsung memilih kampus tujuannya. Sehingga dapat dipastikan mahasiswa yang memilih STP Trisakti yakin akan mendapatkan pengetahuan yang relevan, yang akan mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan.

         Fetty mengatakan, mahasiswa yang bisa mengikuti program MBKM, harus memiliki sejumlah prestasi secara akademik Karena mereka memiliki mandat sebagai duta dari kampusnya, serta berbagi pengalaman dan keterampilan di kampus tujuan. Selain kegiatan yang dapat memperkuat ikatan dalam NKRI.

         Dua peserta mahasiswa program MBKM, Ikbal dan Kiki mengaku tertarik memilih STP Trisakti, alasannya sekolah tinggi pariwisata salah satu perguruan tinggi yang terkenal di Indonesia.

         Mereka juga menilai STP Trisaktu memiliki lingkungan kampus yang baik. “Ada yg menarik di sini, bahasa dan sopan santunnya baik sekali,” kata Ikbal. ***

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga