Soal Penahanan Bripda Randy, Polri: Tidak Ada Pembiaran Kasus

Bripda Randy Bagus di dalam sel. (Foto dari Twitter)

JAKARTA – Polri menegaskan jajarannya tidak pernah melakukan pembiaran kasus, termasuk penahanan Bripda Randy Bagus yang menyuruh pacarnya Novia Widyasari untuk mengaborsi kandungannya hingga akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

Penegasan ini disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, menjawab keraguan masyarakat Ihwal penahanan Bripda Randy hanya formalitas belaka.

Rusdi memastikan, hukum sebab akibat diterapkan di Polri. Pasalnya, jika ada anggota yang melakukan hal baik, akan diganjar dengan apresiasi, namun ketika sebaliknya maka akan dikenakan sanksi.

“Prinsipnya di institusi ini, tak ada pembiaran, jika ada anggota yang melakukan hal positif pastinya akan dapat ganjaran positif juga. Ketika ada yang melakukan pelanggaran pasti akan diberikan sanksi,” ujar Rusdi, Rabu (8/12).

Rusdi mengatakan, kasus yang terjadi di Mojokerto, Jawa Timur ini telah ditangani dengan serius. Dia kembali menegaskan, bagi siapapun anggota yang melanggar, baik itu etika, disiplin hingga pidana akan dilakukan tindakan tegas.

“Kasus di Jatim di Polres Mojokerto sudah jelas, Polri akan menindak tegas bagi anggota yang melanggar peraturan, baik disiplin, etika, bahkan pidana sekalipun. Akan dilakukan tindakan secara tegas,” katanya.

Meskipun orang tua Randy telah menyampaikan permohonan maaf atas nama sang anak, dirinya memastikan bahwa kasus ini terus berlanjut. Untuk kepastian selanjutnya, dia meminta menunggu hingga beberapa hari ke depan.

“Semua sedang berproses, pemeriksaan masih terus berjalan belum final ini ya semua. Kita tunggu beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Bripda Randy ditahan lantaran diduga melanggar sanksi hukuman etik dan pidana. Dia juga diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari satuan kepolisian.

Sebelumnya kasus kematian pacarnya, Novia Widyasari Rahayu menjadi sorotan publik. Dia tewas setelah menenggak racun di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur lantaran dipicu kisah asmara. Sebelum bunuh diri, Novia dipaksa untuk menggugurkan janinnya dua kali oleh Randy. Pertama pada bulan Maret 2020 dan Agustus 2021.

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp