Siswa Disabilitas Dilatih Evakuasi Bencana

Siswa disabilitas dilatih tangani bencana.

Cibinong- Ingin siswa-siswinya bisa mengantisipasi bencana alam banjir, Siliwangi School Inklusi Vocasi International Dissabilitas yang berlokasi di Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor melatih keterampilan anak didiknya untuk evakuasi.

“Bekerja sama dengan Karang Taruna Kecamatan Cibinong, didampingi orang tua dan guru, 20 orang lebih siswa-siswi disabilitas kami latih evakuasi bencana alam banjir, mulai dari memakai pelampung, memakai helm, menaiki perahu karet dan mendayung,” ucap Wakil Kordinator Siliwangi School Inklusi Vocasi International Dissabilitas, Prama Dharma Sakti kepada wartawan, Senin, (5/4).

Ia menerangkan walaupun terlihat sederhana, karena yang dilatih evakuasi bencana alam adalah siswa-siswa disabilitas, namun tidak mudah bagi guru, pendidik maupun instruktur.

“Tidak mudah melatih evakuasi bencana alam kepada  penyandang dissabilitas apalagi jenis kelainannya macam-macam. Mereka awalnya takut melihat sungai namun setelah dibujuk dan diberi pengertian, Alhamdulillah mereka sudah mulai bisa mengevakuasi dirinya bila terjadi banjir,” terangnya.

Prama, sapaan akrabnya, menuturkan selain banjir, para siswa-siswi disabilitas ini juga akan dilatih mengantisipasi bencana alam angin kencang, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran dan lainnya.

“Tujuan melatih evakuasi ragam bencana alam ini karena kami tak ingin jika terjadi bencana alam para siswa-siswi disabilitas menjadi korban luka maupun jiwa, kedepan kami akan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor untuk ikut memberikan pelatihan tersebut,” tutur Prama.

Selain melatih mengantisipasi atau mengevakuasi bencana alam, para siswa-siswi disabilitas juga diajarkan ketrampilan lainnya seperti membuat janur dari daun pohon kelapa.

“Kami yang berada di bawah naungan organisasi Persatuan Penyandang Dissabilitas Indonesia (PPDI) Bogor juga mengajarkan  cara membuat janur hingga mereka nantinya bisa mendapatkan penghasilan dari keterampilannya,” sambungnya.

Prama melanjutkan karena dalam menggerakkan aneka kegiatan di Siliwangi School Inklusi Vocasi International Dissabilitas butuh biaya yang tak sedikit, pihaknya pun berharap dapat uluran tangan dari pihak swasta ataupun perorangan. gio

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp