Tuesday, 05 March 2024

Search

Tuesday, 05 March 2024

Search

Sindiran Keras Prabowo Subianto di Saat Sandiaga Uno Kian Mesra dengan PPP

JAKARTA  – Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras terhadap kader yang hendak ke luar dari partai yang dipimpinnya.

Ia pun mempersilahkan kader yang merasa tidak cocok dengan dirinya untuk hengkang dari Partai Gerindra.

Sindiran keras Prabowo ini disampaikan di saat Sandia Uno, yang merupkan kader Partai Gerindra, tampak semakin mesra dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya juga blak-blakan menyampaikan bahwa Sandiaga Uno akan menjadi anggota PPP dalam waktu dekat.

Memang, beberapa waktu terakhir, Sandiaga Uno kerap menghadiri acara PPP. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut bahkan tidak datang ke acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Presiden Gerindra.

“Kalau tidak cocok sama Prabowo, ya monggo enggak apa-apa, cari partai lain, pindah partai boleh dong,” kata Prabowo saat meresmikan kantor Badan Pemenangan Presiden Gerindra, Sabtu (7/1).

Prabowo mengungkap bagaimana dirinya saat ke luar dari Partai Golkar. Saat itu, ia mengaku menghadap Ketua Umum Golkar untuk keluar dari partai secara baik-baik.

“Aku juga dulu di Golkar pindah dengan baik, tapi saya menghadap ketua umum waktu itu saya pamit. Aku bikin surat pengunduran diri dan aku pamit. Saya datang ke tokoh-tokoh Partai Golkar untuk pamit,” ujarnya.

Prabowo melanjutkan, ia tak masalah bila dibohongi atau dikhianati oleh orang lain. Tetapi, yang terpenting baginya adalah tidak membohongi atau mengkhianati orang lain.

“Saya siap seandainya kalian semua tinggalkan saya, saya tidak akan gentar dan saya tidak berhenti berjuang untuk bangsa dan negara,” ujar Menteri Pertahanan tersebut.

Lebih lanjut Prabowo mengatakan, ada saja kader Gerindra yang ke luar dari jalur. Menurutnya, kader yang keluar jalur itu adalah seseorang yang salah jalan serta memiliki sikap yang berbeda dengan perkataannya.

“Ada saja rekan kita yang kadang-kadang keluar dari jalur, salah jalan, enggak tahu saya, karena itu sifat, kita harus koreksi diri kita, lain di mulut lain di hati. Tinggi gunung 1.000 janji, lain di bibir lain di hati, kumaha?” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, seorang kader harus mengikuti garis yang sudah ditetapkan oleh partai karena membesarkan partai memerlukan kerja sama semua kader.

Sandiaga mau tabayun

Sandiaga Uno buka suara perihal sindiran Prabowo yang diduga ditujukan untuk dirinya. Ia mengklaim akan segera menemui Prabowo untuk tabayun.

“Saya akan tabayun dulu. Mohon teman-teman berikan kesempatan beberapa waktu untuk saya bertabayun sama Pak Prabowo, sekaligus juga melaporkan dan segera nanti setelah bertabayun dengan beliau karena adab berkomunikasi dengan pimpinan itu bukan melalui media tetapi langsung bertabayun,” katanya.

Sandiaga Uno juga mengaku segera akan meminta waktu Prabowo untuk segera bertemu. “Kami akan meminta waktu segera dan menunggu kesiapan dari beliau,” katanya.***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media