Sikat Aston Villa, Manchester City Miliki Mental Baja

Phil Foden (kiri) tampil gemilang saat melawan Aston Villa. (Foto ist)

BIRMINGHAM –  Manchester City  menaklukkan tuan rumah Aston Villa,  2-1,  di Villa Park dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (22/4) dinihari WIB.  Poin penuh tidak mudah diraih kubu The Citizens.

Tim tamu tertinggal lewat gol cepat dari John McGinn saat laga belum genap satu menit. City kemudian mampu membalikkan keadaan melalui Phil Foden (menit ke-20) dan Rodri (40′).

Empat menit setelah unggul, Manchester City harus bermain dengan 10 pemain setelah John Stones mendapat kartu merah pada menit ke-44.   Aston Villa kemudian juga harus kehilangan pemainnya. Matty Cash senasib dengan Stones setelah menerima kartu merah pada menit ke-57.

City pun dinilai  punya mental baja. Bahkan  Kapten Fernandinho yakin dengan modal itu timnya bakal mengamankan gelar Liga Inggris. Hasil ini memang membawa City semakin kokoh di puncak klasemen dengan 77 poin. Mereka unggul 11 angka dari Manchester United di urutan kedua.

“Kami mampu merebut bola dan mengontrol permainan. Kami bisa mengatasi babak pertama dan babak kedua yang sangat sulit. Pada akhirnya ini adalah pertandingan yang bagus. Kami senang untuk bisa kembali meraih kemenangan. Kami masih memiliki lima pertandingan tersisa untuk dimainkan. Namun dengan mental yang kami memiliki, kami pasti bisa melakukannya,” ujar Fernandinho dikutip dari situs resmi Manchester City.

Manajer Pep Guardiola mengapresiasi kemenangan timnya dan menyebut anak asuhnya mampu menjaga performa terbaik, di tengah kisruh klub terkait European Super League.

Seperti diketahui, City dan lima tim Inggris lainnya menarik diri dari proyek European Super League, Rabu (21/4). Keputusan untuk mundur itu dilakukan setelah adanya desakan dari para fans dan Pemerintah Inggris, serta ancaman dari UEFA dan FIFA.

 “Bukan awal yang saya impikan, tapi kami bereaksi sangat baik. Kami bermain sangat bagus dengan dan tanpa bola. Sepuluh lawan 11, kami tetap tampil baik dan bermain sangat bagus. Masalah itu (European Super League) tampaknya tidak terlalu mengganggu kami. Kami tetap fokus, meskipun tentu saja orang-orang sangat khawatir. Kami fokus kepada permainan,” kata Guardiola kepada BBC.

Ia mengatakan, timnya langsung fokus menghadapi laga-laga selanjutnya. “Kami sudah sangat dekat (dengan juara Liga Inggris). Selanjutnya ada final Piala Liga Inggris dan Liga Champions, kemudian menghadapi Crystal Palace,” ujarnya.

Pada laga itu Phil Foden kembali tampil bersinar. Pemain 20 tahun itu dinilai kian matang bersama The Citizens. Dalam catatan OptaFoden cuma kalah dari Kevin De Bruyne untuk urusan terlibat gol di City musim ini. De Bruyne sudah berperan dalam 24 gol City, Foden 23 gol dengan rincian 14 gol dan 9 assist.

Catatan lain dari Foden dalam data Opta, dia sudah mencetak 29 gol untuk City di semua kompetisi sebelum berusia 21 tahun. Dia selevel dengan Bojan Krkic.

Pujian pun diucapkan oleh Guardiola. Sang pemain disebut mematikan di daerah sepertiga akhir (pertahanan lawan). “Foden berbahaya di sepertiga akhir dan dia bermain sangat baik. Saat ini, dia benar-benar pemain yang penting untuk kami,” kata Guardiola di BBC.

Eks gelandang City, Michael Brown mengungkap, permainan Bernardo Silva dan kolega enak ditonton.  “Man City tak memulai pertandingan dengan baik, mereka sedikit takut tapi anda membahas mengenai reaksi. Itu tim yang kuat dari Pep Guardiola, beberapa permainan yang sudah kita lihat hari ini sangat menyenangkan untuk kita saksikan. Pergerakan, gol, sedikit dari segalanya, penampilan individu. Kita tahu ada kartu merah dan City bisa menanganinya dengan baik dan mempunyai kepercayaan diri untuk memastikan menyelesaikan laga sampai akhir” kata Brown di BBC.

Man City seharusnya bisa menyegel gelar juara Liga Inggris dalam waktu dekat. Namun Manchester United tidak bisa dihapuskan dari peta persaingan meski tertinggal cukup jauh.***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp