International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Sidak ke Pasar Cibinong, Beberapa Harga Komoditas Masih Mahal

Kementerian perdagangan bersama DPR RI, BPN dan Bupati Bogor Ade Yasin melakukan Sidak harga Sembako di Pasar Cibinong Kabupaten Bogor, Selasa (12/4).

CIBINONG- Komisi VI DPR RI, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional dan Bupati Bogor, Ade Yasin menggelar inspeksi mendadak atau Sidak harga Sembako di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam Sidak di Pasar Cibinong tersebut, harga sejumlah komoditi Sembako di atas rata-rata, seperti harga daging sapi, minyak goreng curah, harga daging ayam. Sementara harga telur ayam relatif stabil di angka Rp 24 ribu per kilogram, di mana peternak dan pedagang pun bisa mengambil keuntungan.

“Kami tak mau harga Sembako mahal hingga masyarakat susah menjelang Hari Raya Idhul Fitri, namun jangan juga harga terlalu rendah hingga peternak, petani mengalami kerugian. Saya minta Kementerian Perdagangan menormalkan harga daging ayam, daging sapi dan minyak goreng curah,”  kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Muhammad Hekal kepada wartawan usai Sidak di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (12/4).

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo menuturkan harga tinggi sejumlah komoditas Sembako seperti minya goreng curah, akan disikapi dengan meminta Kementerian Perindustrian segera mempercepat distribusi minyak goreng curah.

“Untuk menormalkan tingginya harga minyak goreng curah, berkordinasi dengan Kementerian Perindustrian, kami akan mempercepar distribusu minyak goreng curah. Untuk stock, itu tidaj ada masalah karena sudah tersedia,” tutur Arief.

Ia nenambahkan mengenai harga daging sapi yang mencapai Rp 130 hingga 140 ribu per kilogram, untuk di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya maka pemerintah pusat akan mengintervensinya dengan pengadaan daging kerbau dan pengadaan hewan ternak sapi hidup dari Lampung, Jawa Tengah, NTB dan NTT.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menjelaskan  beberapa komoditi terutama minyak goreng terkontraksi dengan hargaminyak goreng di dunia.

“Tingginya harga minyak goreng karena di dunia harga komoditi tersebut juga mengalami hal yang sama, namun kami tetao berupaya ketersediaan sembako dan  bahan pangan lainnya,” jelas Oke.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin meminta Kementerian Perdagangan maupun pemerintah pusat, melakukan operasi pasar terhadap para pedagang agar harga Sembako tetap normal jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Ada kemungkinan harga sembako naik lagi menjelang Hari Raya Idhul Fitri, supaya tidaj naik lagi harganya maka harus ada operasi pasar terhadap pedagang hingga lebih banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya,” pinta Bupati Bogor Ade Yasin. gio

Prayan Purba

Komentar