International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Setelah Indra Kenz, Bareskrim Polri Tangkap Manager Development Platform Binomo

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap Manager Development Platform Binomo, Brian Edgar Nababan. Polisi langsung menahan Brian Edgar.

“Telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Brian Edgar Nababan kemudian dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka pada tanggal 1 April 2022,” ujar Dittipideksus Bareskrim, Brigjen Whisnu Hermawan melalui keterangan tertulis, Minggu (3/4).

Setelah menjalani pemeriksaan, Brian Edgar s langsung ditahan terhitung mulai  April 2022 hingga untuk 20 hari ke depan. Sebelunya, Brian Edgar menjalani pemeriksaan kesehatan di Pusdokes Polri.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa  tersangka juga mengirimkan dana sebesar Rp120 juta kepada tersangka Indra Kesuma pada Februari 2021.

“Bahwa penyidik telah melakukan penyitaan dari tersangka berupa 1 buah Laptop,” kata Whisnu.

Customer Support

Dari pemeriksaan sementara diketahui bahwa  Brian mendaftar di 404 group perusahaan di Rusia yang yang berafiliasi khusus dengan binomo.Tersangka kemudian diterima di perusahaan tersebut dengan posisi sebagai customer support platform binomo. Dia menerima komplain dari customer yang bermain binomo di Indonesia.

“Bertugas menerima komplain dari pemain binomo terutama dari pemain binomo di Indonesia,” jelasnya.

Setelah karir panjangnya, pada tahun 2019 dia mendapatkan promosi jabatan sebagai Manajer Development Binomo. Dia bertugas menawarkan kepada influencer di Indonesia untuk menjadi afiliator binomo dengan keuntungan bagi hasil.

“Februari 2019 tersangka mendapatkan jabatan sebagai manager development binomo yang bertugas menawarkan kepada influencer Indonesia untuk menjadi afiliator binomo dengan keuntungan sistem bagi hasil,” jelasnya.

Pasal yang dipersangkakan adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.O ***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga