Setelah Depok, Muncul Pasar Muamala di Madiun

MADIUN – Heboh pasar muamalah  seperti yang digagas Zaim Saidi, di Depok, Jawa Barat (Jabar), ternyata terjadi juga di Madiun, Jawa Timur. Untung polisi bergerak cepat langsung menghentikan sebelum pasar itu beroperasi.

Informasi dari kepolisian pasar muamalah di Madiun ini akan dibangun di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Sama seperti pasar muamalah di Depok, pasar muamalah di Madiun juga menggunakan alat pembayaran berupa dinar dan dirham.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan rencana pasar muamalah di Madiun tersebut. Namun, rencana pasar itu sudah dihentikan polisi.

“Kami sudah menghentikan dan melarang pasar muamalah beroperasi. Saat ini masih didalami oleh Polres Madiun,” katanya, Minggu (7/2).

Pembangunan pasar muamalah di Madiun digagas i warga berinisial D, yang tinggal di dekat Pasar Joyo, Kota Madiun. Adapun tanah yang akan didirikan bangunan pasar ialah milik S, warga Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kota Madiun.

Sehari-hari, S menjadi guru di sebuah SMAN di Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Selain itu S juga aktif di sebuah pengajian bercorak salafi di Kelurahan Banjarejo.

Di kelompok kajian itulah S dan D kenal dan berteman. Keduanya juga aktif dalam sebuah grup WhatsApp bernama D&D, akronim dari dinar-dirham.

Namun, berdasarkan keterangan Kepala Desa Teguhan, Tri Budianto kepada polisi, pembangunan pasar muamalah itu terhenti pada Januari 2021 lalu. Salah satu kendalanya yakni penolakan dari warga setempat.

Diketahui pasar muamalah di Depok, Jawa Barat membuat heboh masyarakat. Pasalnya pasar yang didirikan Zaim Saidi tersebut tidak menggunakan alat pembayaran rupiah, melainkan dinar dan dirham. Atas kasus ini, polisi juga sudah mengamankan Zaim.

Bukan hanya di Depok, jaringan pasar muamalah yang digagas Zaim Saidi juga beroperasi di Bantul, Yogyakarta. Di sana, bahkan diduga beroperasi tiga pasar di Kecamatan Sedayu. Pemerintah kabupaten setempat pun juga menutup pasar muamalah tersebut.

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp