Setelah 3 Tahun Ditahan di Penjara, Hakim PK Sebut Lukas Tak Bersalah

MA kabulkan permohanan PK Lucas.

JAKARTA – Setelah 3 tahun ditahan di penjara, Lukas,  terpidana kasus merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinyatakan tidak bersalah oleh majelis hakim peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung.

Lukas sejak Kamis (8/4) kemarin sudah menghirup udara bebas. Hal itu terlaksana setelah jaksa KPK mengeksekusi putusan MA yang mengabulkan permohonan PK-nya.

“Sesuai ketentuan UU maka Jaksa eksekutor KPK Kamis malam 8/4) sudah melaksanakan putusan PK dimaksud. Saat ini terpidana sudah dikeluarkan dari Lapas Kelas 1 Tangerang,” ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (9/4).

Tim kuasa hukum Lucas, Aldres Napitupulu pun membenarkan bahwa kliennya sudah bebas dari Lapas Tangerang. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Labuksi yang telah kooperatif mengeluarkan Lucas.

“Kita berterima kasih juga dari Direktorat Labuksinya KPK sudah datang jam 9, surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan putusan bebas Lucas dari Lapas,” kata Aldres.

Aldres pun mengapresiasi MA yang telah mengabulkan permohonan PK kliennya, meski Lucas sebelumnya telah menjalani hukuman 3 tahun penjara.

“Tentu kami apresiasi putusan MA, mengenai tidak bersalahnya Pak Lucas ini sudah disampaikan sejak 1 Oktober 2018 yang lalu. Pak Lucas kemudian ikuti proses hukumnya, dia sudah jalani hampir tiga tahun kemudian ditetapkan tidak bersalah. Tentu kami apresiasi MA memberikan putusan objektif sesuai fakta persidangan yang ada,” kata Aldres.

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan PK Pengacara Lucas dalam kasus merintangi penyidikan. Putusan bernomor register 78 PK/Pid.Sus/2021 itu diketok pada Rabu (7/4) kemarin.

Diketahui, pada 20 Maret 2019, Lucas divonis hukuman 7 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat terkait perkara merintangi penyidikan. Hukuman Lucas dikurangi 5 tahun penjara di tingkat banding. Di tingkat kasasi, MA mengurangi vonis advokat Lucas dari 5 tahun menjadi 3 tahun penjara. Lucas pun mengajukan PK dan dikabulkan oleh MA.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp