Semen Indonesia Bersama BNI Kembangkan Digital Value Chain Terintegrasi

Dirut BNI Royke Tumilaar, Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Hendi Prio Santoso, Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal dan Direktur Keuangan PT Semen Indonesia Doddy Sulasmono saat penandatanganan kerja sama Solusi Digital Value Chain Terintegrasi. (foto ist)

JAKARTA –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menerapkan Digital Value Chain untuk pembiayaan distributor mitra SIG. Kolaborasi kedua BUMN ini akan membuka peluang pembiayaan hingga Rp2 triliun yang dapat membantu peningkatan bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kerja sama antar kedua BUMN tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dan Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso di Jakarta.

Royke mengatakan, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antaraBNI danSIG khususnya pada segmenUKM. BNI memiliki solusi digital value chain terintegrasi untuk pemberdayaan dan peningkatan kapasitas yang mendukung bisnis pelakuUKM mitraSIG.

“Dengan semakin diperbaharuinya pengelolaan distributor serta bisnis SIG, BNI hadir dengan solusi digital dan pembiayaan kepada Mitra SIG melalui skema khusus, dengan tarif yang kompetitif,” kata Royke dalam keterangan tertulis, Senin (5/4).

Ia  mengungkapkan,  pengelolaan value chain secara optimal sangat penting karena setiap perusahaan berusaha mempertahankan keberlangsungan usahanya dengan meningkatkan efisiensi dan profit melalui reduce cost dan optimalisasi modal kerja. Adapun optimalisasi modal kerja saat ini dilakukan melalui pengaturan cash flow dan mempercepat cash-convertion-cycle baik di sisi korporat maupun mitra korporat (distributor).

“BNI memberikan layanan solusi transaksional terintegrasi yang unggul melalui fasilitas pembiayaan value chain dengan menggunakan platform BNI FSCM (BNI Financial Supply Chain Management). Platform BNI FSCM ini dapat diakses melalui situs https://bnifscm.bni.co.id/,” imbuh Royke.

BNI memiliki layanan yang berbasis digital dan terintegrasi serta membentuk closed loop ecosystem, yaitu Integrated Cash Management, API open Banking, layanan trade finance online, garansi bank online, BNI Mobile Banking, pembayaran melalui EDC dan QR code, e-payment dan sejumlaj layanan BNI digital lainnya.

Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso menambahkan kondisi perekonomian yang cukup menantang di masa pandemi, menuntut perusahaan untuk mengoptimalkan modal kerja melalui pengelolaan kas dengan mempercepat cashconvertion cycle, baik di sisi perusahaan maupun mitraSIG. Salah satunya melalui solusi digital host to host untuk pembiayaan distributor mitraSIG dengan tarif yang kompetitif dan solusi agunan yang ringan.

“Dengan target penjualan semen domestik SIG tahun 2021 sebesar 35 juta ton dan launching penjualan produk turunan semen maupun bahan bangunan lainnya di Q2/2021, maka potensi pembiayaan Distributor kepada Mitra SIG masih cukup besar,” urai Hendi. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp