Sunday, 19 May 2024

Search

Sunday, 19 May 2024

Search

Semaraknya Jakarta Cap Go Meh Dari Panggung Budaya Hingga Kirab Toa Pe Kong

Sekko Jakbar Iin Mutmainnah, didampingi Kadis Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata dan tamu kehorman lainnya memukul tambur.

JAKARTA (IM)—Jakarta Cap Go Meh – Panggung Budaya dan Kirab Toa Pe Kong Pecinan Glodok dan Kota Tua yang digelar di Mall Pancoran Chinatown Point, Pancoran, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (5/2) kemarin berlangsung meriah.  

Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan kata sambutan secara virtual.

Tak hanya kirab Toa Pe Kong, gelaran Jakarta Cap Go Meh 2023 di Glodok juga dimeriahkan dengan panggung budaya. Panggung budaya menampilkan pertunjukan wayang, tari Lenggang dengan nuansa Pecinan dan pertunjukan Palang Pintu yang menggabungkan seni beladiri dengan seni sastra pantun.

         Hadir dan menyaksikan kemeriahan kegiatan budaya tersebut, Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata, Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Ketua Umum Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) Teddy Sugianto, Waketum Perhimpunan INTI Bidang Pendidikan Robert Njo, Ketua Perhimpunan INTI DKI Jakarta yang juga Ketua Panitia Jakarta Cap Go Meh I Wayan Suparmin dan Ketua PINTI (Perempuan Indonesia Tionghoa) dr Metta Agustina.

         Kemudian hadir dan menyampaikan kata sambutan secara virtual Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga  Uno.

Atraksi Liong memeriahkan Kirab Toa Pe Kong.

Dia mengucapkan selamat tahun baru Imlek kepada hadirin dan mengapresiasi kegiatan Jakarta Cap Go Meh yang bisa memberikan dampak positif bagi pariwisata di Jakarta, khususnya di kawasan Pecinan Glodok.

Sekko Jakbar Iin Mutmainnah, dalam kata sambutannya juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya perayaan Cap Go Meh ini menunjukan ke Bhinekaan dan bisa menjadi kebanggaan Kota Jakarta Barat.

“Kita jadikan ini agenda tahunan dan sebagai wisata unggulan di Jakarta Barat,” ujar Iin Mutmainnah. Dia pun berpesan agar semua bisa mempertahankan tradisi leluhur.

Dalam prosesi Kirab Toa Pe Kong menampilkan 23 joli yang berasal dari 23 Vihara dan Kelenteng yang berbeda. Kali ini, Kelenteng Fat Cu Kung Bio menjadi tuan rumah. Arak-arakan kirab pun dimulai dari Kelenteng Fat Cu Kung Bio.

         Kirab juga dilengkapi dengan pertunjukan barongsai, naga, hingga kehadiran ondel-ondel. Tampak warga antusias menyaksikan Kirab Toa Pe Kong tersebut. ***

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media