International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Selain Marshel Widianto, Polisi Bidik Pembeli Video Porno Dea OnlyFans Lainnya

Dea OnlyFans.

JAKARTA – Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pornografi yang menyeret Gusti Ayu Dewanti atau Dea OnlyFans. Sejauh ini penyidik ini baru menetapkan satu orang tersangka, yaitu Dea OnlyFans.

Sebelumnya polisi sudah memeriksa dua orang saksi. Mereka adalah kekasih dari Dea OnlyFans, Dicky Reno Zulpratomo dan seorang Stand Up Comedian,Marshel Widianto.

Dicky Reno Zulpratomo diperiksa polisi pada Jumat (1/4) lalu. Informasi yang digali polisi dari Dicky apakah dia mendapatkan keuntungan atau tidak dari video asusila yang ia buat dengan Dea OnlyFans.

Sedangkan Marshel diperiksa pada Kamis (7/4/). Dari Marshel, polisi mendalami apakah ada penyebarluasan yang dilakukan oleh komedian tersebut setelah membeli konten pornografi itu.

Setelah pemeriksaan dua orang saksi itu, polisi menyatakan akan terus mendalami perkara dengan meminta keterangan dari orang-orang yang diduga mengetahui aktivitas pornografi itu. Namun, polisi enggan menyebutkan siapa nama yang selanjutnya akan diperiksa.

“Sedang didalami oleh penyidik, kan akun google drive-nya sudah disita oleh penyidik, sehingga nanti akan ketahuan pihak-pihak mana saja, siapa saja yang pernah membeli video-video atau gambar-gambar yang bersifat pornografi dari Dea,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat (8/4).

Zulpan melanjutkan, penyidik nantinya akan kembali memeriksa pihak mana saja yang terlibat dalam kasus pornografi DeaOnlyFans. 

“Tentunya nanti akan dimintai keterangan,” tambah Zulpan menegaskan.

Dengan beberapa keterangan saksi yang dikumpulkan, hingga saat ini polisi baru menetapkan satu tersangka. Menurut Zulpan, dalam menetapkan tersangka perlu bukti yang kuat dan sesuai prosedur. “Dalam Pasal 184 KUHAP minimal dua alat bukti dan itu terpenuhi terhadap saudari Dea sehingga sebagai tersangka, kemungkinan kepada yang lain ini tidak terpenuhi,” katanya.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga