Sekitar PN Jaktim dan JPO Dipasang Kawat Berduri saat Sidang HRS

Polisi pasang kawat berdiri di seitar PN Jaktim hingga JPO saat sidang Habib Rizieq digelar .

JAKARTA (IM)   – Sidang lanjutan perkara kasus kerumunan dan tes swab, dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Sidang yang digelar offline dihadiri Habib Rizieq Shihab (HRS).

Pantauan diPN Jaktim, Rabu (31/3), terlihat sejumlah Polisi berjaga di depan gerbang masuk pengadilan dan memasang kawat berduri di sekeliling PN Jakarta Timur.

Jembatan penyeberangan orang (JPO), di depan PN Jaktim pun ditutup kawat berduri. Masyarakat tidak bisa mengunakan JPO.

Tampak jalanan lancar, tidak ada kerumunan massa pendukung Habib Rizieq. Di seberang PN Jaktim juga terlihat personel kepolisian dan TNI yang standby.

Tidak semua orang bisa masuk kedalam PN Jaktim, diadakannya pembatasan berlalu-lalang masuk area pengadilan, para pengunjung diharuskan menggunakan masker.

Dihadiri Keluarga Rizieq

Tiga anggota keluarga Habib Rizieq yang seluruhnya perempuan tampak hadir di PN Jaktim.

“Silahkan anggota keluarga Rizieq Shihab masuk ke dalam,” ujar anggota Polwan yang berjaga di bagian dalam pintu gerbang PN Jakarta Timur.

Ketiga anggota keluarga Rizieq Shihab tersebut sempat diperiksa bagian tasnya oleh petugas yang berjaga di depan PN Jaktim.

Dalam sidang hari ini, PN Jakarta Timur juga menggelar sidang dengan terdakwa menantu Rizieq Shihab, yakni Hanif. Kasus yang menjerat Hanif juga terkait swab palsu di RS Ummi.

Agenda sidang hari ini merupakan tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi dari Rizieq Shihab dan Hanif serta pengacaranya. Sidang eksespsi ini merupakan lanjutan dari sidang yang telah digelar sebelumnya pada Jumat 26 Maret 2021.

Habib Rizieq pada Selasa 30 Maret 2021 kemarin mengikuti jalannya sidang secara offline di PN Jakarta Timur dengan perkara kerumunan di Petamburan Jakarta Pusat dan Megamendung Kabupaten Bogor.

Sebagaimana diketahui, Rizieq Shihab dijerat terkait tindak pidana kekarantinaan kesehatan dengan tiga agenda perkara yakni 221 (kerumunan Petamburan), 226 (kerumunan Megamendung), dan 225 (hasil swab RS Ummi Bogor). Penyidik Bareskrim Polri menjerat Rizieq Shihab dengan pasal 160 KUHP dan UU Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp