Saksi Penting Pengadilan Netanyahu Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

Mantan Wakil Direktur Kementerian Komunikasi Israel Haim Garon.

TEL AVIV – Mantan pejabat senior Israel , Haim Geron, tewas dalam kecelakaan pesawat di dekat pulau Samos, Yunani, pada Senin malam. Geron termasuk di antara saksi dalam persidangan kasus korupsi mantan perdana menteri (PM) Benjamin Netanyahu .

Pesawat ringan, yang membawa Geron dan istrinya Esther, jatuh ke laut di dekat bandara Samos pada Senin (13/9) malam. Mantan pejabat, yang pernah menjabat sebagai wakil direktur jenderal untuk teknik dan perizinan di Kementerian Komunikasi Israel, dan istrinya—keduanya berusia 69 tahun—adalah penumpang di pesawat itu.

Jasad para korban ditemukan beberapa jam setelah kecelakaan oleh pasukan Coast Guard Yunani, yang menyisir area itu dengan perahu dan mengerahkan penyelam.

“Kami menemukan dua jasad dari tempat itu,” kata seorang pejabat Coast Guard kepada Reuters, Selasa (14/9). “Pesawat itu jatuh sekitar satu mil selatan dari bandara,” imbuh pejabat lain.

Kementerian Luar Negeri Israel telah mengonfirmasi identitas para korban, menambahkan bahwa mereka telah bekerja untuk membawa jasad para korban kembali ke Israel untuk dimakamkan.

Badan Investigasi dan Penerbangan Kecelakaan Udara Yunani meluncurkan penyelidikan penyebab kecelakaan itu pada hari Selasa (14/9). Dewan mengatakan komunikasi dengan pesawat Geron terputus sesaat sebelum diperkirakan mendarat di bandara Samos. Beberapa ledakan dilaporkan terdengar di daerah itu pada saat kecelakaan itu.

“Seorang nelayan setempat mengatakan ada ledakan besar, diikuti oleh yang lebih kecil,” kata kepala dewan, Ioannis Kondylis, kepada AFP.

Sementara itu, media Yunani melaporkan bahwa pesawat itu tampaknya mengalami kerusakan teknis. Namun, belum ada penjelasan resmi tentang apa yang menyebabkan insiden itu.

Geron termasuk di antara lebih dari 300 saksi penuntut yang terdaftar untuk persidangan kasus korupsi mantan PM Israel Benjamin Netanyahu. Mantan pemimpin rezim Zionis itu secara bersamaan menghadapi tiga kasus korupsi yang dikenal sebagai Kasus 1000, Kasus 2000 dan Kasus 4000.

Kasus terakhir adalah yang paling serius bagi Netanyahu, yang diduga telah menyalahgunakan kekuasaannya antara 2014 hingga 2017, ketika ia menjabat sebagai PM dan menteri komunikasi negara itu.

Didakwa atas tuduhan penipuan, penyuapan, dan pelanggaran kepercayaan publik atas tuduhan menerima hadiah mahal dari pengusaha kaya dan bersekongkol dengan bos media untuk liputan yang menguntungkan, Netanyahu secara konsisten membantah semua tuduhan terhadapnya.***

Frans Gultom

Frans Gultom

Tulis Komentar

WhatsApp