Rumah yang Dipreteli Pencuri di Kedoya ternyata Tidak Disewakan

Pencuri preteli isi salah satu rumah mewah di Kedoya, Jakarta Barat. Bahkan ubin dan kosen pintu rumah itu pun disikat.

KEDOYA – Pemilik rumah mewah yang dipreteli oleh pencuri di Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,  mengalami kerugian sekitar  Rp1 miliar. Hal itu disampaikan Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung.

“Kerugiannya kalau di laporan polisi itu Rp1 miliar, tapi kalau kita lihat barang-barang yang diambil ini kan barang-barang bekas dihargai zaman dulu dengan zaman sekarang kan beda,” kata Robinson kepada wartawan di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (23/3).

Robinson menjelaskan, ternyata pihak keluarga tidak pernah menyewakan rumah mewah itu. Hal tersebut dipastikan setelah polisi mendapat keterangan oleh ahli waris. Ia memastikan kasus ini dilakukan kelompok spesialis pencurian rumah kosong (rumsong).

“Rumah itu enggak disewakan. Jadi gini ya, saya luruskan, tiga ahli waris kakak-beradik ini, dua perempuan, satu laki-laki kebetulan tadi malam sudah kita ambil keterangannya semua. Mereka mengaku setelah ibunya meninggal 4 tahun yang lalu tidak pernah menyewakan atau mengontrakkan rumah tersebut kepada siapa pun,” katanya.

Sebelumnya, heboh di media sosial sebuah rumah mewah di Kedoya, Jakarta Barat, dibongkar oleh sejumlah kuli bangunan. Kusen hingga keramik dipreteli oleh kuli bangunan tersebut.

Kejadian terungkap usai pemilik rumah datang ke rumah itu dan mendapati rumahnya dibongkar. Bersama ketua RT dan polisi, mereka kemudian mengamankan beberapa kuli bangunan yang diketahui membongkar rumah itu. Pemilik rumah memvideokan kejadian itu dan viral di jagad media sosial. Beberapa akun media sosial kemudian menceritakan kejadian ini.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp