RSD Covid 19 Asrama Haji Dibuka Dua Pekan Lagi

          BEKASI (IM)- Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membuka rumah sakit darurat (RSD) Asrama Haji Bekasi di Jalan Kemakmuran dua pekan lagi. Jadwal pembukaan ini mundur karena ada beberapa fasilitas yang butuh perbaikan.

           “Ada beberapa kamar yang memang memiliki catatan khusus yang dianggap tidak layak, karena mengalami kerusakan,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi, Dede Saeful Uyun, Kamis (14/1).

           Catatan kerusakan diketahui setelah Satgas Covid 19 dari Pemprov Jawa Barat dan Kota Bekasi melakukan peninjauan calon RSD Asrama Haji pada Jumat pekan lalu. Karena itu, sekarang pihaknya selaku pengelola di bawah Kementerian Agama melakukan perbaikan.

           “Sekarang sudah mempersiapkan tenaga-tenaga untuk melakukan perbaikan itu,” katanya.

           Ada dua gedung yang akan dipakai untuk RSD khusus pasien tanpa gejala. Antara lain gedung Mina D dan E yang dibangun pada 2017 silam. Kapasitasnya ada 120 kamar, masing-masing terdapat empat tempat tidur.

           “Pemprov menginformasikan bahwa dua pekan ke depan sudah terpakai, maka sekarang sudah berbenah diri,” ucap dia.

           Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat okupansi rumah sakit untuk pasien Covid 19 di wilayahnya 86,34 persen dari kapasitas tempat tidur sebanyak 1.589. Artinya, tempat tidur kosong di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta ada 137.

           Sementara itu, ruang ICU dari kapasitas sebanyak 80 tempat tidur sudah terpakai sebanyak 72. ● pur

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp