Rombongan Mengaku Pedagang Sayur, Kecoh Petugas Penyekatan di Tangerang

Kendaraan rombongan yang mengaku pedagang sayur saat dihentikan petugas.

TANGERANG-  Penyekatan yang dilakukan petugas di hari pertama pemberlakuan larangan mudik Kamis (6/5) tak selalu berjalan mulus. Seperti yang terjadi di pos pengamanan Bitung, Jalan Raya Serang KM 12, Tangerang, Banten, rombongan yang mengaku sebagai pedagang sayur berhasil lolos meski sudah diperintahkan putar balik.

Sebelum diperintahkan putar balik, kendaraan berplat nomor B itu dihentikan polisi. Di dalamnya ada empat laki-laki. Di bagian belakang kendaraan ditemukan sayur-mayur dalam karung plastik.

Pengendara mobil, Agus, mengaku dalam perjalanan pulang seusai berjualan di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang.

“Coba lihat dulu KTP,” kata petugas kepada Agus.

Petugas lain menanyai tiga penumpang yang ada di baris kedua mobil. Mereka ditanya asal dan tujuan perjalanan.

Jawaban yang diberikan penumpang berbeda dengan keterangan sopir. “Dari Pasar Induk Kramat Jati, mau pulang sehabis berjualan,” jelas penumpang itu.

Karena keterangan mereka berbeda. Polisi akhirnya mempertegas asal dan tujuan perjalanan mereka.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, polisi meminta Agus memutar balik kendaraan hitam yang dikemudikannya ke arah Jakarta.

“Enggak bisa nih, putar balik. Putar balik. Ini enggak boleh melanjutkan perjalanan,” ucap polisi.

Namun, perintah polisi itu tak ditaati. Kendaraan itu malah tancap gas dan melanjutkan perjalanan mengarah ke Serang.

“Wah itu, itu. Enggak putar balik dia,” ucap petugas melihat mobil itu berlalu dan menjauh. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp