International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Rombongan AMI Lakukan Kunjungan Kerja ke Pusat Pemborong Malaysia

Foto bersama Sutjiadi Lukas, Dato Lim Seng Kok, Datin Penny Teh, Oh Tzer Chao, Meiling, Yohanes, Aguan, Hendrick Jhonny, Davin, Susanto, dan lain-lain.

JAKARTA – Rombongan  Asosiasi Mainan Indonesia (AMI)  melakukan kunjungan kerja ke Selangor Malaysia  pada 8 – 10 April 2022 lalu dan bertemu  dengan pimpinan Pusat Pemborong Malaysia (PPM).

            Rombongan AMI terdiri dari Ketua Umum Sutjiadi Lukas serta beberapa pengurus yakni  Meiling (dari JMI), Yohanes (Yoyo Toys), Aguan  (Dunia Plastik), Hendrick Jhonny (Megah Plastik), Davin (Surya Makmur Plastindo) dan Susanto (SGB).

Ken Tai saat berdiskusi dengan rombongan AMI.

            Di sana rombongan AMI disambut oleh  Managing Director of GM Klang Wholesale City  Dato Lim Seng Kok; Vice President of Malaysia Wholesalers Association Datin Penny Teh; Bendahari Persatuan Permainan dan Produk Bayi Malaysia Ken Tai; Ketua Pegawai Operasi GM International Exhibition (M) Sdn Bhd Oh Tzer Chao.

. Ken Tai, Datin Penny Teh, Oh Tzer Chao saat menerima rombongan AMI di Pusat Pameran Klang Malaysia.

            Ketua Umum AMI, Sutjiadi Lukas, di Jakarta, Rabu (13/4) menjelaskan,  kunjungan itu dalam rangka rencana  kerja sama AMI dengan Pusat Pemborong Malaysia, terkait pembuatan paviliun Indonesia  pada  pameran mainan anak produk Indonesia di GM Klang Selangor Malaysia pada Oktober  2022 yang akan datang.

Dijelaskan Lukas, paviliun pameran  Indonesia ini bertujuan menampung para produsen mainan Indonesia untuk meningkatkan penjualan dengan ekspor ke Asia Tenggara melalui Malaysia.

Foto bersama Sutjiadi Lukas, Dato Lim Seng Kok, Oh Tzer Chao, Meiling,  Yohanes,  Sudono Tani, Hendrick Jhonny, Susanto dan lain-lain.

“Ruang pameran ini bukan terbatas hanya anggota Asosiasi Mainan Indonesia saja tetapi untuk seluruh produsen mainan di Indonesia yang ingin mengembangkan potensi pemasaran ke luar negeri dengan dikoordinir oleh AMI,” kata Lukas.

Untuk tahap pertama  AMI memberikan kesempatan kepada 10 produsen mainan Indonesia.  Target pembukaan paviliun Pameran Indonesia ini  paling lambat akhir Oktober  2022.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga