International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

RI Raup Potensi Transaksi US$60,76 Juta di Osaka

Sausana The 19th Seafood Show Osaka 2022. (Foto; Antara)

JAKARTA – Partisipasi Indonesia pada pameran The 19th Seafood Show Osaka 2022 menghasilkan capaian yang menggembirakan, di mana pada pameran yang berlangsung 13-14 April 2022 di ATC Hall Osaka, Jepang, Indonesia meraup potensi transaksi sebesar US$60,76 juta.

“Permintaan transaksi terbesar berasal dari produk gurita beku, cumi-cumi, udang black tiger, anchovy, surimi, dan tuna sirip kuning. Produk-produk tersebut rencananya untuk pemenuhan pasar ritel seperti supermarket, restoran, kafe dan suplai untuk katering atau bento,” kata Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dicky Farabi lewat keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (22/4).

Dicky mengungkapkan, capaian tersebut, masih dapat berkembang mengingat masih terdapat transaksi yang perlu ditindaklanjuti. Usai pameran, sampel produk yang ditampilkan di Paviliun Indonesia dikirim ke buyer potensial di wilayah Osaka dan sekitarnya. “Melalui pengiriman tersebut, diharapkan kerja sama peserta pameran dengan calon buyer potensial semakin mudah terjalin,” katanya.

Disebutkan Dicky, sebagai tindak lanjut pameran Pemerintah Jepang memiliki aturan dalam hal importasi produk perikanan, yaitu terkait kualitas dan keamanan, keberlanjutan, sertifikasi pihak ketiga, serta keterlacakan. Syarat tersebut harus dipenuhi pelaku usaha perikanan dalam Indonesia.

“Tingginya potensi transaksi yang diraih para peserta ini juga perlu diimbangi dengan menjaga stabilitas harga, kualitas, kontinuitas, dan kuantitas dari produk yang dihasilkan dengan memperhatikan persyaratan ekspor terkait mutu dan keberlanjutan,” ujarnya.

The 19th Seafood Show Osaka 2022 merupakan pameran produk perikanan terbesar di wilayah Jepang bagian barat (Kansai). Pameran ini diikuti sekitar 400 importir maupun retailer yang berdomisili di Jepang dan dihadiri sekitar 7.027 pengunjung.

Indonesia menjadi satu-satunya peserta dari luar Jepang yang mengikuti pameran ini. Pameran juga menjadi momentum Indonesia dalam menghadapi pelaksanaan World Expo Osaka 2025. Dalam pameran dunia tersebut, Pemerintah Jepang ingin mewujudkan destinasi halal dan ramah muslim.

Perusahaan tersebut yakni PT Sriwijaya Karya Sejahtera, PT Edmar Mandiri Jaya, PT Bartuh Langgeng Abadi, PT Bali Maya Permai, PT Adipatria Samudra Lestari, PT Jawa Suisan Indah, CV Anugerah Artha Abadi, CV Giovanni Sukses Makmur, serta Pramesti Malima Energi Fokus Sejahtera.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga