Relawan Tzu Chi Indonesia Berpartisipasi Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di NTT

Relawan Tzu Chi dan perwakilan pihak TNI melakukan serah terima bantuan.

NTT–Banjir bandang pada Minggu (4/4) lalu melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (7/4) lalu, jumlah korban jiwa mencapai 138 orang dan sementara 61 orang hilang. Selain itu rumah dan fasilitas umum banyak yang rusak dan hancur. Wargapun terpaksa harus mengungsi.

Bantuan yang dikirimkan terdiri dari sarung, selimut, tikar plastik, mi instan, air mineral serta genset.

          Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia bergegas melakukan koordinasi dengan pihak TNI AL.

Terkait penyaluran bantuan yang akan dikirimkan melalui Kapal Perang Indonesia (KRI) Semarang-594 dari Pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta.

Relawan Tzu Chi dan anggota TNI memindahkan bantuan darurat ke atas KRI .

Tim relawan Tzu Chi pada Rabu (7/4) lalu menyiapkan bantuan tahap I yang terdiri dari sarung, selimut, tikar plastik, mie instan, air mineral dan unit genset. Bantuan ini yang kemudian disalurkan melalui kapal TNI AL.

Bantuan tahap I yang disiapkan relawan Tzu Chi akan diangkut melalui KRI Semarang-594 ke daerah bencana.

          Kamis (8/4) pagi lalu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, KRI Semarang-594 sudah bersandar di pelabuhan. Beberapa relawan Tzu Chi dan personil TNI segera menurunkan bantuan dari truk ke kapal.

          “Untuk sementara ini yang kita kirimkan, nanti lihat kondisi disana. Kalau masih membutuhkan, kita otomatis bantu lagi mungkin pengobatan dan lainnya. Dengan bantuan ini diharapkan kita bisa membangkitkan semangat masyarakat NTT yang tertimpa musibah ini. Ini bentuk kepedulian dan kesatuan untuk menanggulangi bencana di NKRI. Walaupun kita jauh, tapi Tzu Chi berusaha hadir di antara mereka,” kata Ketua Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia Joe Riadi.

Relawan Tzu Chi yang telah tiba di Kupang Kamis (8/4) lalu membagikan 150 bantuan darurat kepada warga.

          Selain bantuan yang dikirimkan melalui KRI Semarang, pada hari yang sama tim relawan Tzu Chi Sinarmas tiba di Kota Kupang, NTT.

Para relawan segera memberikan 150 paket bantuan darurat untuk warga Kota Kupang dan sekitarnya. Bantuan yang diberikan berupa selimut, air mineral, obat-obatan herbal, makanan ringan dan lilin.

          “Langkah awal yang kita lakukan adalah mendistribusikan barang bantuan yang sudah disiapkan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas di Kota Kupang, seperti selimut, lilin karena disini masih mati lampu, makanan dan air mineral,” ujar relawan Tzu Chi Rudi Suryana.

          Salah satu penerima bantuan adalah Opa Yohanes Paulus Bui (82).

Rumahnya bersebelahan dengan Gedung Bank Sinarmas. Atap rumah Opa Paulus porak poranda diterjang angin. Ia pun sementara tinggal di bangunan terpisah di belakang rumahnya. “Terimakasih bantuannya,” ucap Opa Yohanes penuh haru. idn/din

Data Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Nusa Tenggara Timur :

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp