Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

Real Madrid Singkirkan Atletico

Pemain Real Madrid saat mengalahkan Atletico Madrid.

MADRID – Real Madrid melangkah ke semifinal Copa del Rey usai menyingkirkan  Atletico Madrid dengan skor 3-1,  pada babak perempatfinal yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat (27/1) dinihari WIB. Madrid menang  lewat perpanjangan waktu.

Pada laga itu Los Blancos mengambil kendali permainan di awal dan sangat agresif. Meski mampu beberapa kali menekan, tak ada ancaman berarti sampai laga berjalan 10 menit.

Los Colchoneros bisa mengancam di menit ke-17. Angel Correa melepaskan tembakan, namun bola masih melenceng ke sisi kiri gawang yang dikawal Thibaut Courtois.

Atletico membuat suporter Madrid di Santiago Bernabeau terdiam. Alvaro Morata membawa Atletico memimpin 1-0 di menit ke-59 setelah menuntaskan umpan Nahuel Molina.

Pertarungan di 10 menit awal babak kedua berjalan dengan tensi tinggi. Beberapa tekel-tekel keras hadir dari kedua tim demi untuk menghentikan serangan.

Madrid berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-79. Rodrygo, yang masuk di babak kedua, menerima bola dari Luka Modric di tengah lapangan. Pemain asal Brasil itu kemudian mengacak-acak pertahanan Atletico dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Oblak.

Skor imbang bertahan sampai waktu normal tuntas. Duel terpaksa harus dilanjutkan ke extra time 2×15 menit.

Babak pertama tambahan waktu berjalan panas, terjadi perselisihan antara Vinicius Junior dengan Stefan Savic yang berujung kartu kuning untuk masing-masing di menit ke-97.

Dua menit kemudian, Atletico harus bermain dengan 10 orang. Savic diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Eduardo Camavinga.

Real Madrid balik memimpin 2-1 di menit ke-103. Karim Benzema mencatatkan namanya di papan skor setelah mampu memanfaatkan bola umpan silang yang gagal disambar rekannya.

Real Madrid memantapkan kemenangannya di injury time. Vinicius Junior menyumbang gol setelah menggiring bola dari tengah lapangan dan El Real melaju ke semifinal.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti  gembira timnya bisa menembus semifinal. Baginya, keberhasilan Madrid itu tak terlepas dari bagusnya penampilan para pemain pengganti sehingga dapat mengubah arah permainan yang menguntungkan untuk Los Blancos.

“Itu adalah pertandingan yang sulit, sangat sulit. Mereka memainkan permainan yang hebat dan kami bereaksi di babak kedua dan pada akhirnya berjalan dengan baik,” kata Ancelotti dilansir dari Marca.

Ia juga melihat komitmen pasukannya untuk tak menyerah. “Kunci kemenangan kami kali ini adalah komitmen dari semua orang dan pemain yang masuk dari bangku cadangan memberi banyak perubahan. Tentunya bagus untuk memiliki pemain yang dapat berkontribusi. Pertandingan ini sekali lagi berjalan sangat kompetitif, mereka (Atletico) lebih baik di babak pertama dan menurut saya babak kedua sangat bagus untuk Madrid. Kami juga berada di jalur yang benar saat perpanjangan waktu,” kata Ancelotti.

Hanya saja, jalannya laga dirusak oleh aksi rasial yang ditujukan kepada   Vinicius Jr.  Sebagaimana diketahui kontroversi terjadi jelang pertandingan kedua kesebelasan. Fans Atletico membentangkan spanduk merah di salah satu jalan layang kota bertuliskan ‘Kota Madrid Benci Real’.

Di bawah spanduk merah tersebut, tergantung boneka hitam dengan jersey Real Madrid bernomor punggung 20. Boneka tersebut merujuk kepada Vinicius Jr.

Vinicius sendiri menjawab tindakan itu dengan aksi terbaiknya di lapangan.  Ia juga menulis kalimat yang elegan di akun media sosialnya menjawab spanduk yang membentang. “Vini cinta Madrid,” tulisnya.

Sementara pelatih Atletico  Diego Simeone kesal dengan wasit. Menurutnya, El Real harusnya mendapat kartu merah juga di babak kedua. Itu saat Dani Ceballos melanggar Thomas Lemar beberapa saat setelah dia dikartukuning di menit ke-69.

“Menurut saya kami bermain sangat bagus hingga menit ke-80, ketika Dani Ceballos tidak mendapat kartu kuning kedua karena melanggar Thomas Lemar. Kami memimpin 1-0. Savic lantas dikartumerah dan kami kekurangan pemain. Lebih sulit bermain dengan 10 orang, tapi kami tim cukup berani untuk memaksakan hasil imbang. Saya senang dengan upaya para pemain,” kata Simeone di Marca.

Empat tim yang lolos ke semifinal adalah Barcelona, Osasuna, Real Madrid  dan Athletic Bilbao.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media