International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Real Madrid Menangi Laga Derby

Rodrygo (kedua dari kanan) dielukan oleh rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid.

MADRID – Real Madrid memenangi laga derby melawan Atletico Madrid dalam lanjutan LaLiga, yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Senin (19/9) dinihari WIB.

Los Blancos menang dengan skor 2-1. Madrid mencetak gol lewat  Rodrygo dan Federico Valverde di babak pertama. Atletico memperkecil kekalahan di babak kedua melalui Mario Hermoso.

Pelatih Madrid Carlo Ancelotti menganggap  timnya beruntung bisa atasi Atletico Madrid. Ia juga bersyukur Los Blancos mampu menunjukkan pertahanan yang solid. Seperti diketahui, Real Madrid merupakan salah satu tim yang mempunyai pertahanan terbaik di Spanyol bahkan Eropa.

“Kami kurang efektif di babak kedua, seperti yang kami miliki di babak pertama. Kami harus memulai dengan baik dari belakang, mencari bola di antara garis dan bermain vertical. Kami memiliki keunggulan ganda dan kami bertahan dengan baik,” ungkap Ancelotti dilansir dari Marca.

Ancelotti merasa Real Madrid telah bermain dengan cukup baik. Namun dirinya tidak menampik bahwa masih banyak kekurangan yang ditunjukan tim asuhannya. “Kami membuat dua gol pertama. Kemudian kami bertahan dengan baik, tetapi kami kurang memiliki sedikit keinginan untuk maju dan melakukan kesalahan,” ujarnya.

Usai laga, Diego  Simeone dan Ancelotti tidak bersalaman seperti pada umumnya. Pelatih asal Argentina itu memilih langsung masuk ke lorong pemain. Padahal kedua pelatih tampak hangat sebelum pertandingan. Simeone dan Ancelotti menyapa lalu berpelukan.

Meski demikian, aksi Simeone menolak bersalaman dengan Ancelotti bukanlah insiden yang pertama. Sebelumnya El Cholo pernah mengabaikan Juergen Klopp usai Atletico berduel dengan Liverpool di Liga Champions pada musim lalu.

Ancelotti memilih tidak ambil pusing dengan tingkah koleganya itu. “Dengan Simeone, kami sudah saling menyapa sebelum pertandingan dan itu ‘kan kebiasaan dia,” ucap Italiano berusia 63 tahun itu.

Namun kiper Madrid Thibaut Courtois malah merasa kecewa, lantaran gawangnya kebobolan di laga derby Madrid ini. Padahal ia menilai timnya sudah menguasai pertandingan.

“Sayang sekali kami kebobolan karena itu memungkinkan mereka kembali ke permainan. Mereka melakukannya dengan baik dari bola mati dan kami merasa sulit untuk menahannya, tetapi, yang paling penting, kami mendapat kemenangan. Kami senang karena penting untuk memenangkan derby setelah kalah sebelumnya. Kami benar-benar ingin mempertahankan rekor kemenangan dan tetap berada di puncak LaLiga,” ucap Courtois dilansir Tribal Football.

Lebih lanjut, ia mengatakan Real Madrid memiliki keuntungan dengan adanya Rodrygo untuk memenangkan pertarungan satu lawan satu. Ia menjelaskan kecepatan yang dimiliki oleh pemain asal Brasil itu menjadikan keuntungan untuk Real Madrid mencetak gol.

“Kami mulai mengontrol penguasaan bola dan menarik tekanan mereka karena mereka meninggalkan celah. Kami tampaknya memiliki Rodrygo dalam situasi satu lawan satu karena kecepatannya. Kami berhasil mengambil keuntungan dari itu dan begitulah cara kami mencetak dua gol kami,” terangnya.

Sementara pelatih Atletico Diego Simeone  tetap merasa puas dengan performa Atletico Madrid,  walau kehilangan Hermoso karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-89.  “Kami memahami bahwa Antoine (Griezmann) bisa bermain sejak awal. Dia memberikan banyak energi sebagai penyerang kedua, di babak kedua di sayap untuk bermain dengan dua penyerang. Saya pergi dengan perasaan tidak kalah di sebagian besar dari permainan terlepas dari hasilnya,” kata Simeone dikutip Daily Mail.

Simeone juga turut mencibir permainan Real Madrid karena kini mengandalkan serangan-serangan balik seperti yang dilakukan Atletico saat juara bersama Diego Costa di 2013/2014. “Kekuatan Madrid menakjubkan untuk disaksikan, sebuah tim yang bertahan dengan low block, dan serangan-serangan balik. Hal itu mengingatkan saya dengan tim yang dulu kami miliki bersama Diego Costa, ketika mereka mengkritik kami saat itu!” ujarnya.  

Hasil ini membuat Madrid terus sempurna sampai pekan keenam, berada di puncak klasemen LaLiga dengan 18 poin dan Atletico di urutan ketujuh dengan 10 poin.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga