Ratusan Lansia Berdiri Antre Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Bogor Geram

Wali Kota Bogor, Bima Arya (kanan) saat meninjau lokasi penerima vaskin Covid-19 dosis kedua, di Puri Begawan, Kota Bogor, Jumat (16/4).

BOGOR (IM)- Ratusan lansia penerima vaksin Covid-19 di Kota Bogor membeludak di lokasi vaksinasi massal Puri Begawan, Jumat (16/4). Wali Kota Bogor, Bima Arta pun menyidak kerumunan tersebut. Bima juga geram melihat antrean itu.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 08.30 WIB, antrean para lansia mengular dari tempat pendaftaran di dalam ruangan hingga parkir gedung.

Bima Arya yang tiba sekitar pukul 09.00 WIB melihat antrean masih mengular. Ia pun langsung memanggil penanggung jawab. Bima tampak geram melihat para lansia masih berdiri berbaris mengantre.

“Ini bagaimana masa para lansia disuruh pada berdiri begini. Cari kursi, pasang di sini,” kesal Bima.

Tidak beberapa lama kemudian petugas Satpol PP, memasang kursi di luar hingga meja pendaftaran.

Salah satu penerima vaksin, Elly (53), warga Kebon Kalapa, Bogor Tengah mengatakan, mengantre selama sekitar 30 menit.

“Saya tidak habis pikir, masa orang tua harus tunggu begini lama,” keluhnya.

Ia datang bersama suami yang merupakan penerima suntikan pertama vaksin pada 19 Maret 2021 dengan sistem drive thru di GOR Padjajaran.

Elly menuturkan, dua hari lalu dirinya menerima pesan bahwa vaksinasi dialihkan ke lokasi tempat tertutup Puri Begawan.

“Saya juga heran kenapa pindah ke gedung. Jadi membeludak,” kesalnya.

Diduga, membeludaknya massa di lokasi vaksin lantaran penerima vaksin dari drive thru Halodoc dan penerima vaksin massal dari Dinas Kesehatan dijadikan satu tempat.

Roosye Mutter (58), warga Bogor lainnya, mengkhawatirkan kurang ditegakkannya protokol kesehatan. “Jarak antrean sangat dekat. Harusnya semua bisa jaga jarak. Ini sepertinya penerima vaksin disatukan di sini,” katanya. gio

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp