International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

Ratna Sarumpaet Ungkap Awal Mula Kebohongannya yang Membuatnya Dipenjara

Ratna Sarumpaet.

JAKARTA – Ratna sarumpaet mengungkapkan alasan di balik kebohongan dirinya luka lebam karena penganiayaan. Padahal, luka lebam itu dideritanya usai menjalani operasi plastik.

Kasus tersebut terjadi ketika situasi politik tengah menghangat pada Pemilu 2019. Akibatnya, Ratna Sarumpaet pun dihukum pidana karena telah mengakibatkan keonaran terkait hoaks dirinya dianiaya oleh sekelompok orang di Bandung, Jawa Barat.

Ratna mengaku heran mengapa ia harus berbohong kepada anaknya terkait operasi wajah yang dijalaninya.

“Saya kan bohongnya pada anak. Itu saya juga enggak mengerti kenapa harus bohong pada anak saya dan anak saya yang bayar operasi. Jadi memang enggak tahu,” kata Ratna dalam podcast Deddy Corbuzier, dikutip pada Selasa (19/4).

Ia mengaku, wajah dirinya yang mengalami lebam-lebam dapat menimbulkan pertanyaan bagi anaknya.

“Itu kan pasti jadi pertanyaan. Kemudian ada beberapa janji yang aku gak mungkin tolak dari rumah. Nah, isi lebam-lebam masih ada, berjalan aja,” tuturnya.

Sementara itu, Ratna juga mengungkap dirinya mengatakan hal serupa kepada orang yang terkait dengan politik, yang tidak disebutkan identitasnya. Karena itulah, kebohongannya tersebut tersebar ke ranah publik.

“Kan seorang perempuan sudah uzur karena kan orang yang saya ajak bicara itu kan orang politik. Jadi dia mungkin menganggap bahwa karena dia percaya apa yang saya ucapkan itu benar, padahal saya bohong,” ujarnya.

Beda halnya jika ia hanya berbicara dengan anaknya yang merupakan publik figur, Atiqah Hasiholan.

“Sama orang yang salah, maksud saya kalau saya ngomong sama Atiqah misalnya, gak masalah, gak mungkin Atiqah cerita ke mana-mana,” ucap Ratna Sarumpaet.

https://ee20cf7ee407807a4aa3d89c6eb271c6.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html “Tapi karena aku bicara pada orang yang punya kaitan dengan politik, jadi terseret ke politik,” katanya.

Akibat menyebarkan hoaks tersebut, Ratna ditahan di Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur setelah divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ratna Sarumpaet mengaku sadar bahwa pengakuannya dipukuli orang adalah sebuah kesalahan yang sangat besar.

Momen itu terjadi saat Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno akan menggelar jumpa pers atas pengakuan Ratna. Namun dia menolak hadir dalam memberikan keterangan kepada awak media tersebut.

“Titik yang betul-betul aku sadar adalah bahwa saat ada rencana jumpa pers. Terus saya bilang saya nggak ikut,” ujarnya.

Ibu dari artis Atiqah Hasiholan ini mulai sadar bahwa kebohongannya yang dibuat akan dijadikan manuver politik ke kubu sebelah. Karena saat itu dia adalah bagian dari tim kampanye Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

“Ini akan melebar kemana-mana dan akan bahaya untuk bapak Pilpres kita. Jadi aku langsung pamit dan saya nggak ikut jumpa pers,” ucap Ratna.

Setelah itu, Ratna Sarumpaet meminta anaknya untuk membuat jumpa awak media terpisah. Di momen itu, akhirnya terungkap wajah lebamnya bukan karena digebuki orang, melainkan efek samping dari operasi plastik.

“Menurut saya itu yang paling benar. Kalau ini berjalan ini bisa huru hara ini republik. Saya bicara sama kakaknya Atiqah ‘saya mau jumpa pers’,” katanya.

Semua anak Ratna Sarumpaet tersebut mendukung dirinya mengungkapkan peristiwa yang sebenarnya daripada harus menyebar hoaks. “Dan semua mereka setuju. Pada saat itu saya katakan bahwa saya bohong. Dia (anak-anak setuju. Mereka semua membantu, ada ratusan wartawan di rumah,” tadasnya.***

Osmar Siahaan

Komentar