International Media

Senin, 3 Oktober 2022

Senin, 3 Oktober 2022

Racuni Anaknya demi Uang Sumbangan, Ibu di Bangkok Divonis Mati

BANGKOK(IM) – Demi dapat duit sumbangan, ibu ini nekat racuni dua anaknya, bahkan salah satunya ada yang tewas.
Wanita tersebut tega mencampur makanan anaknya dengan satu bahan beracun ini agar bisa terima uang sumbangan.
Kelakuan keji ibu ini terungkap ketika dirinya membawa sang anak ke rumah sakit.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Seorang wanita akhirnya dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah.
Ia tega meracuni kedua anaknya. Tidakannya itu menyebabkan salah satunya meninggal dunia.
Dilansir dari Reuters, Kamis (22/9), seorang ibu yang kini menjadi terdakwa dikenal sebagai Nattiwan Rakkunjet. Wanita asal Thailand itu diyakini telah meracuni kedua anaknya.
Tujuannya hanya untuk mendapatkan simpati. Serta bisa mengumpulkan sumbangan melalui media sosial untuk biaya perawatan medis mereka.
Menurut sumber, salah satu korban yakni bocah laki-laki. Ia adalah anak kandung Nattiwan sedangkan perempuan lainnya adalah anak angkatnya.
Namun siapa sangka, aksi brutal Nattiwan akhirnya terungkap setelah ia membawa anaknya ke rumah sakit.
Kedua anaknya itu sakit perut dan muntah darah.
Nattiwan kemudian mengklaim bahwa penyakit yang diderita korban disebabkan oleh alergi makanan laut.
Namun, setelah diperiksa, dokter menemukan bahwa korban mengalami infeksi perut yang parah.
Infeksi itu bukan reaksi alergi seperti yang dikatakan oleh terdakwa.
Menurut sumber, anak angkat Nattiwan dikabarkan meninggal pada 2019 akibat pendarahan dalam.
Korban diketahui memiliki gejala yang sama dengan anak kandung Nattiwan.
Awalnya, dokter tidak mencurigai atau bahkan mempertanyakan kematian anak angkat Nattiwan hingga wanita tersebut membawa anak kandungnya ke rumah sakit untuk berobat.
Hasil pemeriksaan ditemukan bahwa terdakwa sebenarnya telah memasukkan pemutih ke dalam makanan anak kandungnya selama dua tahun.
Tindakan tersebut dilakukannya sejak tahun 2017.
Dan penyakit yang dideritanya adalah akibat dari racun.
Setelah itu, tersangka ditahan oleh polisi untuk membantu penyelidikan.
Menurut ahli medis di Thammasat University Hospital, Bangkok, kedua anak itu ditemukan mengalami pendarahan di saluran pencernaan, muntah darah, dan radang lambung.
Terdakwa akhirnya dinyatakan bersalah dan akan dijatuhi hukuman mati.

Frans Gultom

Komentar

Baca juga