Pupuk Indonesia Raih Laba Rp929 Miliar

JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero)  memperoleh laba bersih Rp929 miliar, atau setara 104 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Direktur Keuangan dan Investasi Pupuk Indonesia, Eko Taufik Wibowo mengatakan,  raihan ini didorong  antara lain oleh penurunan beban usaha dan beban keuangan. Terjadi efisiensi konsumsi bahan baku gas, meningkatnya penjualan produk nonpupuk, serta produk pupuk nonkomersial.

Eko menjelaskan, penurunan beban usaha didorong oleh upaya-upaya efisiensi yang dilakukan perseroan, terutama dalam hal pengelolaan piutang, penurunan beban bunga, serta efisiensi di berbagai bidang, termasuk dari sisi supply chain. “Salah satunya melalui program reposisi gudang guna menekan biaya distribusi,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5).

Sementara dari sisi penjualan, hingga Maret 2021, Pupuk Indonesia mencatat volume penjualan sebesar 3,3 juta ton. Dari penjualan tersebut, Pupuk Indonesia memprioritaskan kebutuhan pupuk dalam negeri, terutama pupuk bersubsidi dimana total penyaluran hingga Maret sudah mencapai 1,93 juta ton.  “Dan akan meningkat lagi memasuki musim tanam ini,” ujar Eko.

Total produksi untuk semua jenis pupuk mencapai 4,93 juta ton, atau 107 persen dari target RKAP. “Kehandalan pabrik juga turut berkontribusi terhadap efisiensi karena pabrik dapat beroperasi optimal sehingga menekan rasio konsumsi bahan baku gas,” tuturnya. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp