International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

PSMTI Kota Kupang Bedah Rumah Nenek Martha

Pengurus PSMTI Kota Kupang berfoto bersama Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat menyerahkan rumah kepada Nenek Martha.

KUPANG–Nenek Martha Ludji Bangu, seorang janda lansia berusia 71 tahun di Kota Kupang.

Dia tinggal digubuk reot, dihimpit kemiskinan dan nyaris putus asa.

Rumah yang ditempatinya sejak tahun 1983 bersama mendiang suaminya, sudah mengalami kerusakan sejak tahun 2017.

          Atapnya mulai rusak serta dinding rumahnya mulai berlubang.

Kondisi tersebut diperparah saat bencana Siklon Tropis Seroja menghantam rumah Oma Martha.

          Kala itu, Oma Martha benar – benar pasrah pada takdir.

Dia tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah tersebut. Untuk makan sehari – hari saja sulit, apalagi membangun rumah.

          Di tengah rasa putus asanya, pengurus PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa) Kota Kupang mengunjunginya.

Sebagai wujud kepedulian dan cinta kepada sesama, para dermawan ini memyampaikan niat berbagi kasih dengan membangun rumah bagi nenek Martha.

          Di bawah komando Ketua PSMTI Kota Kupang Fransisco Bernando Bessi dan Sekertaris PSMTI Kota Kupang Mulyono Subroto, rumah nenek Martha diratakan.

Para donatur PSMTI Kota Kupang bersepakat membangun rumah baru untuk nenek Martha.

          Selang sebulan kemudian, rumah nenek Martha akhirnya rampung. Gubuk reot tempat nenek Martha tinggal kini berubah menjadi hunian nyaman.

          “Terima kasih untuk semua yang sudah membantu saya. Tuhan akan membalas dan memberkati amal baik semuanya,” kata nenek Martha seraya meneteskan air mata saat menerima kunci rumah dari pengurus PSMTI Kota Kupang.

          Pada kesempatan itu, Wali Kota Kupang Jefirtson Riwu Kore menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSMTI Kota Kupang.

Menurutnya, apa yang dilakukan PSMTI Kota Kupang merupakan sebuah langkah maju dan spektakuler.

          “Ini bentuk kepedulian yang baik sekali dan luar biasa untuk bersama-sama pemerintah membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung di Kota Kupang,” ujar Jefirtson Riwu Kore.

          Wali Kota Jefirtson Riwu Kore berharap kerjasama yang terjalin antara Pemerintah Kota Kupang dan PSMTI Kota Kupang dapat terus berjalan. 

“Terima kasih atas dukungannya yang luar biasa ini,” ujar Jeriko — Jefirtson Riwu Kore biasa dipanggil.

          Sedang Ketua PSMTI Kota Kupang Fransisco Bernando Bessi mengatakan program bedah rumah yang digagas Wali Kota Kupang sangat bagus. PSMTI kemudian coba menggagasnya dan ide Ketua Umum adalah membangun rumah baru.

          Fransisco Bernando Bessi menambahkan ide itu kemudian mendapat respon positif dan dukungan dari Wali Kota Kupang. Sehingga proses itu bisa berjalan saat ini karena dukungan dari Pemerintah Kota Kupang serta seluruh pengurus PSMTI Kota Kupang.

          “Sebagai organisasi sosial, PSMTI Kota Kupang selalu mendukung Pemerintah Kota Kupang lewat berbagai program yang baik kepada masyarakat,” ujar Fransisco.

          Dia berharap kerja sama ini terus terjalin ke depan. Sehingga karya nyata dan kerja kemanusiaan terus dilanjutkan.

          Sementara Sekertaris PSMTI Kota Kupang Mulyono Subroto menjelaskan PSMTI hadir untuk melakukan berbagai aksi sosial kepada masyarakat yang mengalami kesulitan tanpa pandang bulu. Seperti halnya yang dilakukan untuk nenek Martha saat ini.

          Meskipun tidak semua dibantu namun kami tetap berkomitmen untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kota Kupang mensejahterakan masyarakat,” tandasnya. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga