International Media

Minggu, 7 Agustus 2022

Minggu, 7 Agustus 2022

PSG Terus Lakukan Pembenahan

Christophe Galtier, Pelatih PSG.

JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG) melakukan pembenahan menyongsong musim 2022/2023. Selain terus mendatangkan pemain baru, pihak klub juga merekrut psikolog.

PSG sejauh ini memang belum mendatangkan banyak pemain pada musim panas ini. Baru Vitinha yang digaet dari FC Porto dengan banderol 41 juta Euro

Selain itu, Nuno Mendes juga sudah dipermanenkan Paris Saint-Germain. Pada musim lalu, dia dipinjam dari Sporting Lisbon. PSG juga meminjam Hugo Ekitike (pemain depan) dari Reims

Beberapa pemain dikaitkan dengan PSG. Pemain Inter Milan, Milan Skriniar, bahkan dikabarkan sudah ditawar PSG seharga 60 juta Euro. Selain itu, Renato Sanches juga disebut menjadi incaran PSG. Pemain Lille itu juga dikaitkan dengan AC Milan.

Setelah PSG menyelesaikan laga pramusim di Jepang, pelatih Les Parisiens, Christophe Galtier membahas transfer. Dia mengaku bahwa klub sedang berusaha untuk mendatangkan pemain baru.

“Kami akan naik pesawat, menempuh perjalanan selama 12 jam, tidur, dan saat kami mendarat, mungkin kami akan mempunyai 1 atau 2, mungkin 3,4,5 pemain lebih banyak. Kita tunggu saja apa yang terjadi pekan ini. Klub sedang bekerja untuk memperkuat skuad,” kata Galtier di Calciomercato.

PSG juga mengumumkan telah resmi menggaet bek kanan Nordi Mukiele dari RB Leipzig.  Klub kota Paris itu sukses mengamankan servis pesepakbola berusia 24 tahun itu meski mendapat saingan dari Chelsea. Mukiele akhirnya mendarat di Parc des Princes dengan kesepakatan transfer yang bisa mencapai 16 juta Euro (Rp242,7 miliar).

Mukiele telah setuju dikontrak selama lima tahun atau sampai 2027. Pemain Prancis itu menjadi rekrutan ketiga PSG di musim panas ini setelah mendatangkan Vitinha (gelandang) dari Porto, dan.

“Saat saya tahu bahwa Paris tertarik kepadaku dan mereka menginginkan saya bergabung di sini, saya harus memikirkannya dulu karena ini sangat penting. Ini adalah sebuah langkah yang sangat besar di dalam karierku, bukan sebuah pilihan yang gampang. Tapi saya rasa dan yakin, saya sudah membuat pilihan yang tepat,” ujar Mukiele di laman resmi PSG.

Mukiele mengawali kariernya bersama Laval, tim divisi dua Liga Prancis, lalu bergabung dengan Montpellier. Mukiele kemudian bergabung RB Leipzig di antara 2018-2022 dengan torehan 146 penampilan dan sumbangan 10 gol serta 11 assist di seluruh kompetisi.

“Saya rasa dengan kembali ke Prancis itu adalah sebuah hal yang sangat bagus. Saya orang Prancis dan tidak tinggal di sini selama empat tahun. Saya sangat senang bisa kembali,” kata Mukiele.

Selain mendatangkan pemain baru, PSG juga sedang berupaya merampingkan skuad. Beberapa pemain dikabarkan ada dalam daftar jual. Julian Draxler dikabarkan menjadi incaran Newcastle United.

Yang juga jadi rumor panas adalah soal Neymar. Tidak sedikit pihak yang mengatakan, dia akan dilego. Walau Neymar sendiri masih ingin bermain untuk  PSG.

Tak bisa dipungkiri lagi Neymar kini tak semengilap di Barcelona. Eks rekan setimnya, Thomas Meunier, percaya bahwa Neymar tak lagi istimewa di Paris Saint-Germain.

Pemain depan berusia 30 tahun sudah membantu PSG memenangi 11 gelar juara, di antaranya empat trofi Ligue 1. Namun, Neymar dianggap tetap belum mampu memenuhi ekspektasi, yang menuntut dia menghadirkan gelar Liga Champions pertama Les Parisiens

“Saya harus mengakui bahwa tadinya saya penggemar berat Neymar ketika dia masih bermain di Barcelona. Remontada di perempatfinal Liga Champions (Barcelona menumpas PSG 6-1) semuanya tentang dia. Andai saya masih berusia 10 tahun, saya akan memiliki poster dia di kamarku. Di Paris, kiranya, dia tidak lagi istimewa, setidaknya dari sudut pandang saya,” ungkap Meunier kepada Kicker.

Misi terbesar PSG adalah menjadi juara Liga Champions. Demi menghapus memori buruk di ajang Eropa, pihak klub menyewa psikolog olahraga.

Penasihat olahraga anyar PSG, Luis Campos, ingin mengubah mentalitas Les Parisiens menjelang musim 2022/2023. Menurut laporan dari L’Equipe, PSG sedang mencari seorang psikolog profesional untuk memperbaiki mental tim di Eropa dalam beberapa musim terakhir.

Patut ditunggu, langkah apa saja yang dilakukan PSG untuk mencapai ambisisnya di musim baru nanti.***

Vitus DP

Komentar

Baca juga