Friday, 19 April 2024

Search

Friday, 19 April 2024

Search

Progres Smelter Freeport 54%,  Bakal Rampung Akhir 2023

JAKARTA – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur terus berjalan. Progres pembangunan smelter sudah mencapai 54%.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan, konstruksi smelter ini ditargetkan rampung pada akhir 2023.

“Syukur alhamdulillah progres yang sudah tercapai kami terinfokan mencapai 54% di akhir Januari, dan insyaallah akan mencapai 100% penyelesaian konstruksi di akhir 2023,” kata Hendi di dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII Jakarta, Senin (6/2).

Dijelaskan Hendi, setelah selesai konstruksi maka akan berlanjut ke tahap selanjutnya yakni fase soft commissioning. Lalu, operasi smelter ditarget pertengahan 2024. “Dan akan lanjut ke fase soft commissioning dan ramp up operasi di bulan Juni 2024,” katanya.

Direktur Utama PTFI Tony Wenas mengatakan, progres yang telah tercapai di atas target yang ditetapkan. “Kalau menurut rencana dalam Kurva S yang sudah disetujui pemerintah rencananya 52,9% untuk sampai bulan Januari. Ini melebihi dari target, dari yang rencana kita tetapkan,” katanya.

Diungkapkan Tony, biaya yang telah dikeluarkan PTFI mencapai US$1,78 miliar atau sekitar Rp27 triliun, dari total rencana US$3 miliar atau Rp45 triliun. Smelter ini akan produksi pertama Mei 2024 dan kapasitas produksinya mencapai 100% di akhir 2024.

“Proyek ini konstruksi fisiknya akan selesai pada akhir 2023. Kemudian dilanjutkan dengan pre commissioning dan commissioning sehingga pada bulan Mei 2024 akan mulai berproduksi pertama. Dan selanjutnya akan ramp up sampai dengan akhir 2024, 100% kapasitas produksi bisa dicapai,” kata Tony.

Sebagaimana diketahui,  ada tiga agenda dalam rapat ini, yakni membahas program prioritas MIND ID dan Freeport 2023, progres smelter Freeport dan lain-lain.

Rapat dibuka dan dipimpin Wakil Ketua Komisi VII Eddy Soeparno.
Eddy mengatakan, dalam rapat ini pihaknya meminta penjelasan program prioritas MIND ID dan Freeport tahun 2023. Kemudian, pihaknya juga akan meminta penjelasan mengenai progres pembangunan smelter.

“PT Freeport Indonesia menargetkan pembangunan smelter di Gresik yang baru akan selesai kuartal IV 2024 tentunya meleset dari target yang ditetapkan Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 di mana per 10 Juni 2023 pengolahan dan/atau pemurnian mineral logam sudah harus dilakukan seluruh di dalam negeri,” jelasnya.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media