Saturday, 13 July 2024

Search

Saturday, 13 July 2024

Search

Produksi CPO Ditargetkan Capai 592.000 Ton di 2024

Produksi CPO. (Ilustrasi)

JAKARTA – PTPN IV Regional III, perusahaan perkebunan sawit milik negara di bawah naungan Subholding PTPN IV PalmCo yang beroperasi di Provinsi Riau menargetkan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencapai 592.000 ton pada 2024.Target ini diharapkan bisa dicapai dengan memanfaatkan teknologi baru bernama E-Tekpol.

Kepala Bagian Teknik Pengolahan PTPN IV Regional III Salman Hari Budiman  menjelaskan dalam implementasinya, E-Tekpol merupakan aplikasi berbasis web Yang dimanfaatkan dalam monitoring produksi CPO atau minyak sawit mentah dan palm kernel oil (PKO) atau minyak inti sawit secara real time dan up to date.

Selain itu, di dalam aplikasi berbasis web E-Tekpol juga terdapat fitur pengawasan stok CPO di masing-masing pabrik kelapa sawit, laporan rendemen, stok cangkang sawit sebagai produk sampingan, serta tracking pengangkutan CPO secara real time.

“E-Tekpol resmi kami manfaatkan tahun ini dan Insya Allah akan menjadi salah satu solusi dalam peningkatan efektivitas serta efesiensi produksi di masa mendatang. Semua data akan dilaporkan secara real time dalam bentuk tabel dan grafis sehingga kita dapat melakukan evaluasi setiap hari sebagai langkah untuk peningkatan produksi,”  kata Salman dikutip dari keterangan resminya, Jumat (14/6).

Untul diketahui, dalam tiga tahun terakhir, PTPN IV PalmCo berhasil mencatatkan kinerja positif pertumbuhan produksi CPO. Pada 2023, perusahaan berhasil memproduksi 583.000 ton CPO atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 578.000 ton CPO. Angka tersebut juga meningkat dibandingkan pada tahun 2021 sebesar 574.794 ton CPO.

Sementara pada tahun ini, dengan memanfaatkan aplikasi E-Tekpol serta dukungan penguatan dari sisi on-farm, PTPN IV Regional III memasang target produksi CPO sebesar 592.000 ton. Selain itu, perusahaan juga memasang target produktivitas CPO di angka 5,67 ton per hektare atau lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,6 ton CPO per hektare.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media