Pria Ini Selipkan Ganja di Masker

Ilustrasi

PANGKALPINANG (IM) – Seorang pria dan wanita diduga bukan suami istri, terjaring razia di Jembatan Emas Pangkalpinang, Bangka Belitung.,Sabtu (10/4) tengah malam. Saat digledah, pria tersebut kedapatan membawa narkotika jenis ganja.

Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat), digelar Polres Pangkalpinang bersama pihak TNI dan Satpol-PP, Sabtu (10/4) malam.

Razia kali ini menyasar sejumlah tempat yang diduga sering disalah gunakan oknum masyarakat melakukan hal tak terpuji. Salah satunya Jembatan Emas, icon Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Benar saja, polisi mendapati seorang laki-laki sedang bersama dengan seorang wanita. Awal dintrogasi pria itu cukup kooperatif menjawab pertanyaan petugas. Namun gerak geriknya mulai mencurigai setelah petugas meminta menunjukan data diri.

Pria itu kemudian masuk ke dalam mobil, tapi bukannya menunjukan data diri, ia malah berusaha kabur dengan mobilnya, beruntung petugas sigap dan mengamankan pria itu.

Polisi kemudian menggeledah mobil dan tas pelaku dan ditemukan satu pekat narkotika jenis ganja kering siap pakai. Barang haram itu disimpan dalam tas yang selipkan di dimasker warna hitam.

“Tim KRYD dengan sasaran pekat menemukan narkotika jenis ganja dari seorang pria yang kami amankan di kawasan Jembatan Emas Pangkalpinang. Untuk beratnya nanti akan kita timbang dulu,” kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi.

Keduanya telah mejalani pemeriksaan dan petugas juga sudah menggeledah kamar hotel tempat pria tersebut menginap namun tidak ditemukan barang bukti lainnya.

“Saya langsung perintahkan Satres Narkoba untuk tes urine yang hasilnya si laki-laki positif dan perempuan negatif,” ucapnya.

Menurut Kabag Ops, berdasarkan pengakuan keduanya dilokasi, mereka buka pasangan suami istri. Bahkan sang wanita mengaku baru selesai mengantarkan sang suami yang sakit untuk berobat. Keduanya mengaku berasal dari Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

“Saat memberi keterangan mereka ini berbelit-belit. Apakah keduanya memang ada ikatan suami istri atau tidak, kami akan selidiki lebih lanjut terhadap keduanya sampai ketempat tinggalnya nanti,” ujarnya.

Setelah tertangkap tangan, pria dan wanita ini dibawa ke Mapolres Pangkalpinang, untuk tindakan lebih lanjut. Sementara saat akan dibawa ke mobil polisi, sang wanita menangis sejadi-jadinya, sembari menyakinkan petugas jika ia tak bersalah. “Secara hukum yang berangkat akan kami tindak lanjuti. Namun kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, karena barang diduga ganja itu, harus diuji laboratorium dulu di leb yang telah ditunjuk Polri untuk menguji itu,” katanya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp