International Media

Selasa, 4 Oktober 2022

Selasa, 4 Oktober 2022

President MSMC KDH Tranku Mendapatkan Penghargaan dari ECONID

KDH Tranku (depan, ketiga dari kanan) bersama Jan H Roennfeld dan para penerima penghargaan lainnya.

JAKARTA –   President Makassar Strait Marine Center  (MSMC) Indonesia, KDH Tranku  mendapatkan penghargaan dari Perkumpulan  Ekonomi Indonesia-Jerman (EKONID) dalam acara The 50th Annual Members Meeting (AMM) di Ayana Midplaza, Jakarta, 27 April lalu.

          Penghargaan diberikan langsung oleh Managing Director ECONID Jan H Roennfeld, yang didampingi President ECONID  Prijono Sugiarto dan juga tokoh ECONID lainnya seperti Bambang Brodjonegoro.

 KDH Tranku menerima penghargaan ECONID dariJan H Roennfeld.

KDH Tranku   dinilai telah berkontribusi selama 10 tahun lebih dalam keanggotaan  EKONID.  Ia mendapatkan penghargaan bersama sejumlah pengusaha nasional lainnya yang sudah berkontribusi dalam keanggotaan ECONID, ada yang sudah 20 tahun,  30 tahun, 40 tahun dan 50 tahun.

          “Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman atau  EKONID sangat strategis dalam menjembatani hubungan bisnis antara Indonesia dan Jerman. Bisnis inti  ECONID adalah untuk mendukung anggota kedua negara dalam mengeksplorasi peluang investasi dan menciptakan hubungan bisnis. Saya tentu berterima kasih kepada ECONID atas penghargaan ini,” kata KDH Tranku.

          Dijelaskan KDH Tranku, ECONID sangat strategis untuk MSMC Indonesia. Apalagi MSMC sudah memiliki kantor cabang atau perwakilan di Dusserdolf, Jerman. Dengan demikian Anggota MSMC Dusserdolf, Jerman akan terus bergerak untuk memperkenalkan Indonesia kepada pengusaha Jerman dan Eropa umumnya untuk investasi di Indonesia.

Foto bersama Prijono Sugiarto, Bambang Brodjonegoro, Jan H Roennfeld dan petinggi ECONID lainnya.

          “MSMC Indonesia dan MSMC Dusserdolf  punya misi mendatangkan investor  Jerman dan Eropa umumnya untuk investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Baru, Samarinda, Kalimantan Timur.  Hal ini sejalan dengan visi dan misi MSMC yang fokus untuk membantu pemerintah dalam pembangunan di Selat Makassar dan sekitarnya, termasuk di Kalimantan,” kata KDH Tranku.***

Vitus DP

Komentar