Prajurit Marinir Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Awak KRI Nanggala 402

Prajurit Marinir Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Awak KRI Nanggala 402

JAKARTA  – Secara serentak seluruh Prajurit Petarung Korps Marinir melaksanakan doa bersama untuk keselamatan seluruh Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402, yang hilang kontak di Perairan Utara Bali.

Doa bersama itu dimulai pada Kamis (22/4) pagi dan dipimpin langsung oleh Dankormar Mayjen TNI Mar Suhartono.

Dikutip dari keterangan resmi Korps Marinir, doa bersama itu digelar di Masjid At-Taqwa Mako Kormar, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang Jakarta Pusat.

Doa bersama tersebut diawali dengan Salat Duha dan Hajat bersama. Kemudian, dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin serta salawat yang diakhiri dengan doa untuk keselamatan para awak Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Komandan Korps Marinir memerintahkan kepada seluruh Prajurit Korps Marinir agar mendoakan sesuai dengan agamanya masing-masing. Harapannya, seluruh awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 segera diketemukan dengan keadaan selamat serta sehat tanpa kurang suatu apapun.

“Selain itu Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono juga berharap agar proses pencarian dapat berjalan dengan lancar aman,” kata Korps Marinir.

Para prajurit Korps Marinir terlihat khusyuk saat doa bersama berlangsung. Seraya menundukkan kepala terlihat juga doa dilakukan secara khidmat.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menyampaikan rasa keprihatinan atas insiden hilangnya kontak kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Bali. Ia berharap seluruh awak kapal bisa diselamatkan dalam kondisi sehat.

“Sampai hari ini perbincangan di Kabinet Indonesia Maju, memang beberapa menteri menyampaikan tentang hal terkait. Dan yang saya bisa simpulkan sementara ini semua prihatin terhadap kejadian yang ada,” katanya kepada wartawan, Kamis (22/4).

Fadjroel menyebut bahwa pihaknya sudah menerima informasi adanya tanda-tanda di mana posisi kapal. Ia berharap seluruh awak kapal selam selamat dan sehat.

“Pagi ini ada berita sudah ada tanda-tanda di mana posisi kapal selam yang bersangkutan. Saya lihat semua, saya juga, dalam perbincangan itu ikut mendoakan kepada Panglima TNI supaya ini bisa diselamatkan semuanya dan mudah-mudahan bisa kembali dalam keadaan sehat wal afiat dan kembali ke rumah masing-masing,” tuturnya.

“Mohon doa dari masyarakat semua kru yang ada di kapal selam bisa selamat,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak setelah mendapatkan izin menyelam di perairan utara Bali. Sedianya kapal tersebut hendak melakukan latihan menembak torpedo. Pascalost contact, seluruh kekuatan dikerahkan untuk mencari kapal selam itu. Lalu dari pantauan udara terlihat tumpahan minyak di sekitar lokasi pencarian.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp