PPKM Dilonggarkan, Warga Tulungagung Berbondong-bondong Ajukan Izin Hajatan

TULUNGAGUNG – Warga Tulungagung rame-rame ajukan izin untuk menggelar hajatan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang bertujuan untuk menekan penularan Covid-19.

Setidaknya Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tulungagung di kompleks Pendopo Tulungagung mencatat, sepanjang 29 Januari hingga 1 Februari 2021 sudah ada 75 warga mengajukan permohonan izin untuk mengadakan hajatan.

“Itu terhitung mulai dikeluarkannya surat edaran Bupati Tulungagung terkait PPKM Nomor 360/177/602/2021, di mana salah satu poin yang diperbarui adalah pemberian izin (terbatas) hajatan yang sebelumnya dilarang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, Rabu (3/2).

Bahkan Galih mengatakan, untuk saat ini saja sudahbanyak warga yang antre mengajukan permohonan izin untuk menyelenggarakan acara pernikahan pada bulan Februari hingga Maret 2021.

Izin mengadakan hajatan baru diberikan jika memenuhi sejumlah  persyaratan, di antaranya  persetujuan dari lingkungan dan diketahui oleh perangkat desa dan kecamatan, mendapat persetujuan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dan penyelenggara berkomitmen mematuhi protokol kesehatan.

“Ketika di wilayahnya ada kasus aktif dan dalam proses tracing (pelacakan), pasti tidak diizinkan,” kata Galih.

Guna meminimalkan kontak antar orang, ia mengatakan, hajatan bisa digelar jika tamu yang mengucapkan selamat hanya melintas atau jarak antar tamu satu atau 1,5 meter. Kemudian, jamuan makan secara prasmanan tidak diperbolehkan. Penyelenggara hajatan hanya boleh menyediakan tempat duduk dalam jumlah terbatas untuk keluarga dan tamu.

Warga yang mengajukan permohonan izin untuk mengadakan hajatan juga harus melampirkan kartu identitas, denah lokasi hajatan, dan penanggung jawab acara.

“Satu penyelenggara hajatan harus ada yang bertanggung jawab,” kata Galih.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat desa hingga kabupaten akan mengawasi seluruh rangkaian acara hajatan guna memastikan aturan penyelenggaraan hajatan semasa pandemi dan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona dijalankan.

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp