Sunday, 19 May 2024

Search

Sunday, 19 May 2024

Search

PPA Berhasil Tangani Aset Bermasalah Dua Bank 

JAKARTA – PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) telah berhasil menyelesaikan pengelolaan aset berkualitas rendah atau non performing loan (NPL) senilai Rp11 triliun dari dua bank terkemuka.

“Sebagai National Asset Management Company (NAMCO) di Indonesia, PPA dalam dua tahun terakhir telah menyelesaikan pengelolaan NPL dua bank terkemuka dengan senilai lebih dari Rp11 triliun,” ujar Direktur Utama PPA Avianto Istihardjo dalam keterangan tertulis, Minggu (24/9).

Dia menjelaskan dalam proses pelaksanaan kelola aset kualitas rendah tersebut menggunakan skema asset swap. Skema tersebut mampu menyelesaikan tantangan yang dihadapi oleh perbankan dalam mengelola aset berkualitas rendah secara efektif. Selain itu, skema ini juga disesuaikan dengan manajemen risiko yang terukur

“PPA juga bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk mendapatkan pemulihan yang optimal,” ujarnya.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi mengatakan sebagai Government Investment Holding yang menaungi PPA, Danareksa mendukung penuh PPA untuk menjalankan perannya melalui tiga pilar bisnis, yaitu restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, pengelolaan aset berkualitas rendah, dan Special Situation Fund.

“Danareksa memberikan dukungan penuh atas keterlibatan PPA sebagai anggota aktif IPAF untuk turut andil dalam menciptakan terobosan inovatif melalui kolaborasi dan transfer pengalaman dalam lingkup penyelesaian NPL,” tuturnya.

Sebagai informasi, International Public AMC Forum (IPAF) merupakan forum internasional yang menjadi wadah bagi asset management company (AMC) untuk memperkuat perannya sebagai jaring pengaman ekonomi di kawasan Asia melalui pengelolaan NPL. IPAF dibentuk pada tahun 2013.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media