Porto Harus Kerja Keras di Leg Kedua

Marko Grujic (kanan) saat melawan Chelsea. (foto ist)

SEVILLA  – FC Porto dibekuk Chelsea, 0-2, di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla,  Kamis (8/4) dinihari WIB, pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions. Meski bertajuk laga kadang, Porto tak bisa memainkan laga di markasnya lantaran adanya pembatasan perjalanan di Portugal untuk orang Inggris.

Pelatih FC Porto, Sergio Conceicao pun kecewa dengan hasil itu. Sebab, dia merasa timnya punya kans besar untuk mengakhiri dengan manis pertandingan tersebut, mengingat ada sejumlah peluang emas yang didapat FC Porto.

“Hasilnya sangat buruk. Tapi, yang terpenting adalah gol, Chelsea mencetak gol, sementara kami tidak. Tim memainkan permainan yang sangat bagus, selalu konsisten dalam pertahanan, selalu menyerang dengan bahaya. Kami mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi tanpa gol. Kami berada di tengah-tengah pertandingan, jadi mari percaya,” ujar Conceicao, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (8/4).

Sebenarnya Porto punya dua peluang emas jelang turun minum. Pertama sundulan Pepe, yang berhasil dimentahkan Edouard Mendy. Percobaan kedua adalah sundulan Marko Grujic, yang juga digagalkan Mendy.

Porto kembali gagal merobek gawang Chelsea di menit ke-69. Dari dalam kotak penalti, bola tembakan Moussa Marega berhasil dihentikan Mendy.

“Kami memang tidak beruntung di laga ini. Chelsea tampil bagus. Dan tugas kami lebih berat lagi, karena harus membalikkan keadaan di leg kedua. Memang berat tapi kami harus berjuang keras,” kata Marko Grujic, di situs klub. Laga kedua akan berlangsung di tempat yang sama,  pada 14 April 2021 dinihari WIB. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp