Polri Terjunkan Intelijen untuk Ansipasi Adanya Jual-Beli Surat Negatif Covid-19

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

JAKARTA – Polri akan melakukan memantau secara ketat terhadap lmbaga kesehatan seperti rumah sakit (RS) maupun klinik yang bakal menikmati keuntungan dari jual-beli surat negatif Covid-19 saat terjadi pengetatan larangan mudik. Polri akan menerjunkan  intelijen.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, untuk memastikan tidak adanya jual beli surat negatif Covid-19, pihaknya menyiapkan petugas untuk memantau rumah sakit ataupun laboratorium.

“Intelijen kita siap untuk memantau (RS dan labolatorium),” kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (23/4).

Argo berharap bahwa masyarakat bisa melaporkan ke pihak yang berwajib jika ditawari atau adanya penawaran surat ilegal negatif covid-19 tanpa harus tes.

“Kami berharap informasi dari masyarakat ke polisi,” ungkapnya.

Mantan Karin Humas Polda Metro Jaya itu meminta kepada masyarakat maupun rumah sakit sadar akan bahayanya covid-19. Dia mengimbau agar melakukan tes covid-19 sesuai prosedur yang berlaku.

“Semoga tidak ada ya (jual-beli surat covid-19 pada lebaran kali ini),” terangnya. Sebelumnya, Polisi membongkar pemalsuan surat hasil tes swab antigen covid-19. Seorang petugas loket Puskesmas Pungging ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp