International Media

Minggu, 22 Mei 2022

Minggu, 22 Mei 2022

Polres Malang Antisipasi Terjadi Kerumunan di  Tempat Wisata  

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat antisipasi kerumunan di tempat wisata. (Dok Polres Malang).

MALANG – Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi perhatian pengamanan OLEH Jajaran Polres Malang, selama libur Lebaran 2022. Sebab diprediksi, selama libur Lebaran tempat-tempat wisata yang ada di kawasan Kabupateng Malang bakal dipadati para wisatawan.

Sebagai tindak antisipasi terjadi kerumunan, Pores Malang membuat pos pengamanan mudik di Kecamatan Bantur, yang difungsikan mengontrol keamanan dan ketertiban di tempat-tempat wisata yang banyak terdapat di sekitar lokasi posko.

Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat mengatakan, di Kabupaten Malang setidaknya ada 13 pos pengamanan pariwisata khusus yang disiapkan pihaknya. Pos pengamanan itu di luar pos yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2022.

“Kami mendirikan 7 pos pengamanan dan satu pos pelayanan mudik 2022. Didukung pula dengan adanya 13 pos pengamanan tempat pariwisata,” ucap Ferli, pada Rabu (27/4) malam.

Ia menambahkan, pendirian pos pengamanan pariwisata yang dikelola dinas terkait ini diharapkan bisa memudahkan polisi untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Ia memprediksi, tahun ini sejumlah tempat wisata unggulan di Kabupaten Malang terutama di selatan bakal diserbu wisatawan. Pembatasan yang dilakukan pemerintah pusat membuat mobilitas masyarakat meningkat.

“Kita tahu dua tahun terakhir pengelolaan tempat wisata mengalami penurunan jumlah pengunjung karena Covid-19, pada tahun ini mobilitas pengunjung tempat wisata diperkirakan akan meningkat,” ucapnya.

“Untuk itu kita imbau di tiap-tiap pos pengamanan pariwisata disediakan himbauan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Pihaknya mengingatkan, agar masing-masing pengelola tempat wisata patuh dengan aturan protokol kesehatan (Prokes) yang ditentukan pemerintah. Apalagi saat ini Kabupaten Malang masih masuk wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua karena faktor capaian vaksinasi.

“Khusus di tempat pariwisata kami sediakan handsanitizer, masker gratis dan thermogun. Dan jika diketemukan masyarakat yang belum vaksin booster, kami akan sediakan gerai vaksin di pos pengamanan,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya bersama jajaran Forkopimda dan dinas terkait berkomitmen bakal memenuhi berapa pun dosis vaksin yang dibutuhkan masyarakat. “Berapa pun dosis vaksin akan kita upayakan terpenuhi untuk masyarakat, yang khususnya ingin melaksanakan vaksin booster,” terangnya.

Guna mengantisipasi kerumunan di masing-masing tempat wisata, pihaknya bakal meningkatkan intensitas pengamanan dan patroli di beberapa tempat wisata, khususnya dalam rentang waktu H-7 lebaran hingga H+7 lebaran.

“Khususnya di hari akhir pekan akan ditingkatkan intensitas pengamanannya,” katanya.

AKBP Ferli Hidayat juga memberi perhatian terhadap potensi adanya kepadatan lalu lintas di tiga pintu keluar tol yang berada di Kabupaten Malang. Oleh karenanya ia juga terus berkoordinasi dengan jajaran Polresta Malang Kota terkait pengaturan lalu lintas, termasuk skema rekayasa lalu lintas yang nantinya kemungkinan besar bakal diterapkan. “Kita memiliki empat exit tol, tiga di wilayah Kabupaten Malang dan satu di wilayah Malang Kota. Apabila debit kendaraan di exit tol tinggi, maka akan kami lakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan pengendara,” katanya.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga