International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Polisi Terapkan “One Way” dari Arah Puncak Menuju Jakarta

Situasi arus lalu lintas di Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu kemarin,

JAKARTA – Polisi telah memberlakukan skema satu arah alias one way dari Puncak menuju Jakarta sejak Rabu (4/5) pagi.

 “Ya, saat ini kami memberlakukan one way dari atas,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Dicky Pratama saat dihubungi, Rabu (4/5).

Skema one way diberlakukan guna mengantisipasi kemacetan di wilayah jalur wisata Puncak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar pukul 09.13 WIB sudah terlihat  penumpukan kendaraan mulai Gerbang Tol Ciawi. Hal tersebut disebabkan adanya pertemuan arus kendaraan dari jalur Pasar Ciawi.

“Dan juga adanya jumlah kendaraan yang terus meningkat,” ujar Abel.

Melihat volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Bogor dan Puncak yang sudah mulai padat itu, maka polisi memberlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta.

“Ini tujuannya untuk mendorong kendaraan dari Puncak menuju ke Jakarta dihabiskan lebih dulu,” ujar Abel.

“Nanti setelah itu, barulah dibuka kembali jalur dari Jakarta menuju ke Puncak agar para pengendara ini bisa tetap berlibur ke Puncak,” ujarnya.

3.000 Kendaraan

Kepolisian Resor (Polres) Bogor, Jawa Barat, memberlakukan arus lalu lintas satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan kendaraan wisatawan dari Simpang Gadog, Jalan Megamendung-Ciawi, menuju Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, pada H+2 Lebaran 2022 atau Rabu (4/5).

Ajun Komisaris Polisi Dicky Anggi Pranata saat ditemui di Pos Polisi Simpang Gadog, Bogor, Rabu (4/5) pagi, belum dapat memastikan lama penerapan one way. Namun, ia berharap titik simpul kemacetan dapat terurai tidak terlalu lama.

Jumlah kendaraan dari Jakarta Raya menuju puncak diperkirakan berkisar pada angka 3.000 kendaraan. Menurut Dicky, jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu tak banyak digunakan sebagai jalur mudik, tetapi sebagai jalur wisata libur Lebaran 2022.

“Di Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) belum ada kepadatan, sementara masih aman. Terpantau yang arah ke Pelabuhan Ratu juga merupakan orang lokal. Artinya, kiriman dari arah Jakarta Raya tidak terlalu besar,” kata Dicky.

Namun, titik yang diprediksi bakal mengalami kepadatan justru di tempat wisata. Karena itu, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang akan berwisata. Contohnya ke Taman Safari Indonesia, bisa diambil jalur dari Lembah Nyiur atau dari Pasir Muncang.  “Jadi memang dalam kondisi yang nantinya titik kepadatan, kami juga sudah menyiapkan jalur-jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Dicky.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga