Polisi Selidiki Penembakan terhadap Gus Idris di Malang

ilustrasi

MALANG (IM) – Polisi telah menerima laporan dugaan penembakan terhadap Idris Al Marbawy atau yang akrab disapa Gus Idris dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Kasubbag Humas Polres Malang, Iptu Bagus Wijanarko, membenarkan bila pihak kepolisian telah menerima informasi adanya dugaan penembakan itu. Sebelumnya,  video penembakan terhadap Gus Idris sempat viral di media sosial.

“Sudah menerima informasi itu, tapi masih menunggu Kapolres,” jawab Bagus melalui pesan singkatnya  kepada wartawan, Selasa (2/3) pagi.

Menurut Bagus, berdasarkan informasi yang didapatnya video tersebut tersebar di media sosial diunggah pada Selasa dini. Namun terkait kebenaran video dugaan penembakan tersebut pihaknya belum dapat mengonfirmasinya.

“Diupload 7 jam yang lalu. (Untuk videonya) masih ditanya kebenarannya,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gus Idris dari Ponpes Thoriqul Jannah diduga tertembak saat berada di Markas Nyi Ronggeng. Adegan Gus Idris tertembak ini terekam di video live youtube di kanal pribadinya Gus Idris Official. Belum diketahui secara pasti lokasi tertembaknya Gus Idris yang beredar di dalam video.

Di video berdurasi 4 menit 14 detik, tampak Gus Idris diduga mengalami tembakan oleh orang tak dikenal. Di video Gus Idris yang berjalan menuju mobil terkena dugaan tembakan hingga terkapar.

Tampak di video detik 56 terdengar suara letupan seperti suara tembakan. Tak berselang lama Gus Idrus pun terkapar dengan mengalami luka di bagian dada kanan. Tampak dada kanan Gus Idris mengeluarkan darah.

“Masih kami cek,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/3).

Sebelumnya, tampak di video detik 56 terdengar suara letupan seperti suara tembakan. Tak berselang lama Gus Idrus pun terkapar dengan mengalami luka di bagian dada kanan. Tampak dada kanan Gus Idris mengeluarkan darah.

Selanjutnya Gus Idris oleh santri dan anaknya langsung dibawa menuju ke mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp