Polisi Gagalkan Peredaran Dolar AS Palsu Senilai Rp 1,4 Miliar

Ilustrasi.

JAKARTA (IM)- Polda Metro Jaya menangkap empat pengedar uang dollar AS palsu. Mereka berinisial SUL (57), IS, HS (50) dan AD. Keempat tersangka ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Banten, Bekasi, dan Bogor, pada 13 Februari 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari penangkapan empat tersangka, penyidik mendapatkan barang bukti berupa 1.000 lembar uang palsu pecahan 100 dolar AS.

Jika dikonversikan 100 lembar dolar AS palsu itu setara dengan Rp 1,4 miliar. “Kita amankan sekitar 1000 lembar. Kalau dirupiahkan sekitar 1,4 miliar yang ada sekarang barang bukti yang kita dapat,” ujar Yusri dalam rilis secara daring, Rabu (10/3).

Yusri menjelaskan, penangkapan empat tersangka bermula dengan dibekuknya SUL di kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi. SUL diketahui merupakan pembeli dolar AS palsu. Dari situ kemudian dikembangkan menangkap HS di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“HS yang mencetak merangkap juga pemodal pencetakan dolar AS palsu. Jadi HS otaknya. Dia juga yang memegang master percetakan dolar palsu,” kata Yusri. Adapun dua tersangka lain, IS dan AD lain ditangkap di kawasan Banten. IS berperan sebagai pengedar, sedangkan AD yang membatu HS selama mencetak dollar AS palsu. “Pengakuan HS belajar mencetak dollar AS palsu secara otodidak dari internet,” kata Yusri. Kini, akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 244 KUHP, Pasal 245 KUHP dan Pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. “Ancamannya hukumannya adalah 15 tahun hingga 20 tahun penjara,” kata Yusri. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp