International Media

Senin, 8 Agustus 2022

Senin, 8 Agustus 2022

Polisi Buru Pembuang Puluhan Bangkai Kambing ke Sungai di Semarang

Puluhan bangkai kambing dibuang ke Sungai Serang di Semarang, Jateng,

SEMARANG – Polres Semarang melakukan penyelidikan kasus pembuangan puluhan bangkai kambing yang dibuang sembarangan di aliran Sungai Serang Susukan, Kabupaten Semarang. Polisi masih menyelidiki apa motif pelaku melakukan hal tersebut.

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika mengatakan, bangkai kambing jenis domba yang jumlahnya mencapai 50 ekor itu, pertama kali ditemukan oleh Kepala Dusun Pamotan, Desa Susukan Zaenal pada Selasa (21/6) pagi.

Saat itu, Zaenal sedang melintas di atas jembatan Sungai Serang dan melihat puluhan bangkai kambing yang tersangkut bebatuan di aliran Sungai Serang.

“Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan ke Polsek Susukan. Laporan langsung kami tindak lanjuti. Kami juga berkoordinasi dengan Satgas PMK dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Semarang,” kata AKBP Yovan Fatika, Rabu (22/6).

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah warga, didapat kesimpulan bahwa puluhan bangkai kambing tersebut sengaja dibuang ke Sungai Serang oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Diperkirakan bangka-bangkai kambing itu dari luar wilayah Kecamatan Susukan maupun Tengaran.

Sebab, kata Yovan, di wilayah Kecamatan Susukan dan Tengaran tidak terdapat peternakan kambing jenis domba dalam jumlah besar.

“Kami pastikan bangkai kambing tersebut merupakan kambing dari perternakan karena pada telinga kambing ditemukan bekas tanda anting anting kode kambing,” terangnya.

Saat ini Jajaran Polres Semarang masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan untuk mencari oknum yang membuang bangkai kambing tersebut. “Kami imbau kepada warga Kabupaten Semarang yang mempunyai peternakan dan apabila hewan ternaknya mati akibat penyakit, silahkan menghubungi perangkat desa setempat selanjutnya akan diteruskan ke Satgas PMK Kecamatan untuk dilakukan tindakan sesuai prosedur,” kata Yovan mengimbau.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga