Saturday, 15 June 2024

Search

Saturday, 15 June 2024

Search

Polisi Belum Pastikan Aki Wowon Otak Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur

Tiga tersangka pembunuh berantai di Bekasi, Cianjur dan Garut.

JAKARTA – Polisi menahan tiga tersangka pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur hingga Garut, di Polda Metro Jaya. Mereka ditahan di sel terpisah.

Kepala Bidang Humas Polda Metro, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Wowon alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin ditahan di Polda Metro Jaya dengan ditempatkan di sel terpisah.

“Penahanan masing-masing pelaku tersebut tentu secara terpisah tidak akan disatukan,” kata Trunoyudo saat dihubungi wartawan, Selasa (24/1).

Ketiganya ditempatkan di sel berbeda untuk memudahkan penyidikan.

“Untuk memenuhi proses penyidikan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tersangka yakni Dede sebelumnya sempat dirawat setelah ikut meminum racun saat peristiwa pembunuhan di Bekasi.

Setelah dirawat di RS Polri sejak Jumat (20/7), Dede melanjutkan proses hukum oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Dilanjutkan proses penyidikan oleh Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya,” kata Trunoyudo.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya belum memastikan siapa otak di balik pembunuhan berantai tersebut. Meski diketahui bahwa tersangka Wowon atau Aki Wowon kerap memberikan perintah pembunuhan dan memberikan pendanaan. 

“Kesimpulan itu (otak/pelaku utama) belum bisa kita simpulkan karena ini sangat dinamis,” kata Trunoyudo.

Pihaknya menggunakan Scientific Crime Investigation (CSI) guna menentukan otak atau pelaku utama pembunuhan berantai tersebut. Diperlukan alat bukti yang lain yang dapat menentukan apakah Wowon, Duloh atau tersangka lainnya yang menjadi aktor utama.

Sebagai informasi, Aki Wowon menyuruh Duloh untuk membunuh istri keenamnya bernama Ai Maemunah. Ai Maemunah dihabisi bersama anaknya dengan cara diracun menggunakan racun tikus dan pestisida yang dicampur kopi.

Alasan Wowon menghabisi nyawa istrinya lantaran sakit hati. Jasad Ai Maemunah bersama kedua korban lain ditemukan di sebuah kontrakan di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Dia sakit hati karena tidak dirawat oleh korban Ai Maemunah selama Wowon dirawat di rumah sakit. Tetapi ini sifatnya pengakuannya saja. Kami akan mendalaminya kembali secara Crime Scientific Investigation,” jelas Trunoyudo.  Selain pembunuhan di Bekasi, Wowon Erawan alias Aki Wowon, dibantu dua orang dekatnya, yakni Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin telah membunuh 6 orang lainnya secara sadis. ***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media