Polda Banten Siapkan Area Debat di Titik Penyekatan Pemudik

Titikpenyekatan di Banten.

SERANG- Polda Banten akan memulai pengetatan dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak pada 6 hingga 17 Mei. Pengendara yang tidak membawa surat keterangan dinas dan hasil negatif tes Covid-19 dipastikan diputar balik.

“Kami sudah antisipasi karena ini kan ada kebijakan pengetatan. Sekarang dilakukan dengan surat keterangan dan ditambah surat antigen berlaku satu kali 24 jam, jika tidak terpaksa saya kembalikan,” kata Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heryanto, Rabu (28/4).

Rudy menginstruksikan petugas yang menjaga pos penyekatan agar bertindak tegas sesuai aturan, termasuk saat menyampaikan kebijakan pemerintah dan memutarbalikkan kendaraan.

Polda Banten juga telah menyiapkan area parkir di titik-titik penyekatan sebagai lokasi perdebatan. Pengendara yang bersikeras melintas diarahkan ke lokasi ini untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Jika perdebatan terjadi di jalan dikhawatirkan dapat memicu kemacetan.

“Saya minta petugas saklek aja jadi tidak ada perdebatan. Dan nanti ada arena parkir untuk area debat, termasuk pemeriksaan surat kelengkapan surat perintah dinasnya, kami periksa dan kami harus konfirmasi apakah benar surat itu dikeluarkan oleh dinas,” ungkapnya.

Pihak pengelola Pelabuhan Merak telah diminta untuk membuka hanya dua dermaga yang dikhususkan untuk kendaraan pengangkut barang dan kendaraan bersifat darurat.

“Seperti halnya pengalaman tahun sebelumnya mobil yang dinaikkan ke truk, kalau bahan pokok boleh dan itu ada surat jalannya juga. Nah itu saya sudah kirim surat ke Dirjen Perhubungan Darat, tadinya saya minta ditutup ASDP itu dialihkan ke Bojonegara, tapi ASDP akan tetap membuka dari 7 dermaga. Saya hanya minta dua untuk pengangkut bahan pokok saja, selain itu mobil yang keadaan dinas ambulans dan lainnya yang diizinkan, selain itu balik kanan,” ujar Rudy. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp