PM Norwegia Didenda Polisi karena Gelar Pesta Ulang Tahun

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg.

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg didenda polisi karena terbukti melanggar aturan pembatasan sosial terkait Covid-19 karena menggelar pertemuan keluarga untuk merayakan ulang tahunnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepolisian Finlandia pada Jumat (9/4) sebagaimana dilansir Reuters. Kepala Kepolisian Ole Saeverud mengatakan dalam konferensi pers bahwa Solberg didenda 20,000 crowns Norwegia atau sekitar Rp 34 juta.

Pada Februari, Solberg menggelar pesta ulang tahun ke-66 yang dihadiri oleh 13 anggota keluarganya di sebuah resor di pegunungan. Padahal, pemerintah melarang pertemuan yang dihadiri 10 orang atau lebih.

Karena kejadian tersebut terkuak, Solberg akhirnya meminta maaf kepada publik pada bulan lalu. Polisi mengatakan, hukum harus ditegakkan kepada seluruh pelanggar aturan.

Menurut kabar, Solberg menggelar pesta sambil mengabaikan protokol kesehatan menimbulkan kemarahan. Sejumlah netizen bahkan mengkritik lebih keras dengan menuntut pengunduran dirinya.

“Jika perdana menteri, yang dikelilingi penasihat, tak menaati aturan, sangat tak masuk akal meminta rakyat biasa menaatinya,” sembur netizen.

Solberg, yang juga pemimpin partai konservatif sejak 2004, sempat mengunggah permintaan maaf di akun Facebook.

Melansir Daily Mail, dia meminta maaf sudah melanggar protokol bersama keluarganya. Solberg menuturkan, dia paham jika ada yang membatalkan pesta ulang tahun bersama teman mau pun keluarga karena pembatasan aturan sosial. “Saya memahami jika ada yang marah dan kecewa atas kabar ini. Jadi, dengan tulus saya meminta maaf,” jelasnya.****

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp